Malang Raya

Tiga Jari Karyawan Dipukul Pakai Palu di Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang

Kasus sadis, atasan pukulkan palu ke tiga jari anak buah di Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang.

Tiga Jari Karyawan Dipukul Pakai Palu di Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang
IG @triangle.cafe
ILUSTRASI - Suasana Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang. 

Kasus sadis, atasan pukulkan palu ke tiga jari anak buah di Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Seorang warga Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Novi Fransiska Aditama diduga menjadi korban pemukulan oleh atasannya, Jhonson.

Tangan laki-laki yang setiap harinya bekerja sebagai pegawai klub malam, Triangle Cafe and Beer House, Kota Malang, itu kini remuk lantaran dipukul menggunakan palu.

Kondisi jari Novi Fransiska Aditama yang  dipukul menggunakan palu oleh atasannya, Jhonson, bos Triangle Beer House.
Kondisi jari Novi Fransiska Aditama yang dipukul menggunakan palu oleh atasannya, Jhonson, bos Triangle Beer House. (ist)

Dihubungi oleh TribunJatim.com, Adit panggilan akrabnya, dituduh oleh Jhonson menjual minuman keras tanpa izin. Karena merasa tak melakukannya, ia membantah. Nahas, tangannya malah dipukul hingga remuk.

"Saya disuruh minum vodka sampai habis. Katanya kalau sudah minum, dosa saya dihapus," ujar Adit, Minggu (11/8/2019).

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

Menurut Adit, Jhonson awalnya hanya menggertak sambil memukulkan palu ke meja sebelah kiri tangannya. Terduga pelaku itu juga mengancam agar Adit mengakui perbuatan yang dituduhkan.

"Dia teriak agar saya mengaku. Padahal saya nggak melakukan apa-apa. Saya nggak mencuri," tuturnya.

Setelah mendesak Adit berkali-kali, barulah Jhonson menggasak jari pegawainya. Jari-jari korban yang diduga dipukul Jhonson adalah jari manis, jari telunjuk dan jari tengah.

Adit telah melaporkan kejadian yang menimpanya kepada Polres Malang Kota.

Hingga saat ini, pemanggilan terhadap Adit maupun Jhonson belum dilakukan.

"Kami sudah terima laporannya. Sedang kami proses. Mungkin Rabu, terlapor akan kami mintai keterangan," tukas Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved