Kabar Bali

Gadis di Bawah Umur dari Jakarta Diboyong ke Bali, Dipaksa Jadi PSK dengan Gaji Tinggi Tapi Bohong

Sejumlah Gadis di Bawah Umur dari Jakarta Diboyong ke Bali, Dipaksa Jadi PSK dengan Gaji Tinggi Tapi Bohong

Gadis di Bawah Umur dari Jakarta Diboyong ke Bali, Dipaksa Jadi PSK dengan Gaji Tinggi Tapi Bohong
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM - Sejumlah gadis di bawah umur dari Jakarta diterbangkan ke Pulau Bali untuk memuaskan hasrat pria hidung belang.

Gadis-gadis berusia antara 15-18 tahun ini dijebak agar mau menjadi PSK dengan iming-iming gaji dan fasilitas yang menggiurkan.

Seiring berjalannya waktu, bisnis prostitusi lintas provinsi ini pun dibongkar oleh polisi dan menetapkan sejumlah tokoh sebagai terdakwa yang duduk di kursi persidangan.

Diduga HIV Menjalar pada Pelaku Video Panas Vina Garut, Ditemukan 50 Video & Terkuak Tarif Bercinta

Siasat Licik Kakek di Blitar saat Melihat Cucunya Memakai Celana Ketat, Berakhir Hamil di Bangku SMP

Tokoh utama dalam bisnis prostitusi ini adalah Ni Komang Suci alias Bu Komang Suci (49) dan Ni Wayan Aristiani alias Mami Wayan (51).

Bu Komang Suci dan Mami Wayan hanya bisa pasrah dan meratapi kesedihannya.

Keduanya menangis usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (19/8/2019).

Keduanya dituntut dalam berkas terpisah, dengan pidana masing-masing tujuh tahun penjara, karena diduga sebagai mucikari dalam bisnis prostitusi yang melibatkan anak di  bawah umur.

Terhadap tuntutan dari masing-masing Jaksa Penuntut Umum (JPU) kedua terdakwa kompak akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis.

Sehingga sidang akan dilanjutkan pekan depan, mengagendakan pembacaan nota pembelaan dari kedua terdakwa.

Sementara dalam berkas tuntutan yang dibacakan masing-masing jaksa, yakni Jaksa Dewa Ayu Supriyani dan Jaksa Ida Ayu Nyoman Surasmi mengatakan, kedua terdakwa sama-sama dinyatakan terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Perlindungan Anak yaitu telah menempatkan, membiarkan, melakukan eksploitasi secara ekonomi dan/atau seksual terhadap anak.

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved