Malang Raya

Pemilik Triangle Cafe and Beer House Akui Pukul Jari Karyawan dengan Palu, Polisi Masih Tunggu Saksi

Berdasarkan pengakuan kepada polisi, pemilik Triangle Cafe and Beer House, J memukul Novi atau Adit lantaran ia kesal kepada pegawainya itu.

Pemilik Triangle Cafe and Beer House Akui Pukul Jari Karyawan dengan Palu, Polisi Masih Tunggu Saksi
ist
Kondisi jari Novi Fransiska Aditama yang dipukul menggunakan palu oleh atasannya, J, bos Triangle Beer House 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Pemilik Triangle Cafe and Beer House, J mengakui telah melakukan tindak penganiayaan kepada karyawannya Novi Fransiska Aditama.

Novi mengadukan J ke Polres Malang Kota dengan tuduhan penganiayaan menggunakan palu dan mengakibatkan jarinya remuk.

"J sudah kami periksa kemarin dan mengakui telah memukul karyawannya," ujar Kasat Reskrim Polres Malang Kota, AKP Komang Yogi, Sabtu (24/8/2019).

Pengakuan Raffi Ahmad Naksir Dessy Ratnasari, Sudah Kirim Bunga, Batal karena Takut Irwan Mussry

Rumus Bedakan Wanita Baik atau Buruk Versi Hotman Paris, Lihat dari Cara Balas Pesan WhatsApp (WA)

Rahasia di Balik Putusnya Duet Syahrini & Anang Hermansyah, Istri Reino Barack Singgung Soal Asmara

Berdasarkan pengakuan kepada polisi, J memukul Novi lantaran ia kesal kepada pegawainya itu.

Oleh J, Novi dinilai bekerja tidak maksimal meskipun telah diingatkan berulang kali.

"Kemudian J ini beranggapan kalau ini bukan lagi kesalahan yang biasa. Akhirnya dipukullah korban menggunakan palu," katanya.

Setelah pemeriksaan J, polisi bakal mengambil keterangan dari saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian,

Kondisi jari Novi Fransiska Aditama yang  dipukul menggunakan palu oleh atasannya, Jhonson, bos Triangle Beer House.
Kondisi jari Novi Fransiska Aditama yang dipukul menggunakan palu oleh atasannya, Jhonson, bos Triangle Beer House. (ist)

"Baru setelah ini kami bisa gelar perkara dan menetapkan tersangka," ucap Komang.

Komang mengatakan hasil visum jari Novi yang dipukul menggunakan palu belum keluar.

Namun jika melihat hasil rontgen, penganiayaan tersebut masuk kategori parah karena mengakibatkan jari seseorang hancur.

"Hasil visum belum keluar. Tapi kalau lihat lukanya memang perlu istirahat dalam waktu cukup lama," tutupnya.

Baru Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Malang Periode 2019-2024, Nurul Faridawati Pulang Naik Becak

Milo Ingin Singo Edan Dapat 3 Poin di Bali United Vs Arema FC Malam Nanti

Diberitakan sebelumnya, Novi atau Adit diduga dianiaya bosnya karena dituduh menjual minuman keras tanpa izin.

Karena tak merasa melakukan, ia membantah tuduhan dan mengakibatkan bosnya murka dan memukul jarinya menggunakan palu sebanyak lima kali.

"Tiga jari saya mengalami luka. Paling parah adalah jari manis yang tulangnya remuk, sedangkan jari tengah ujung tulangnya hancur," kata Adit ketika ditemui di Mapolres Malang Kota, Rabu (14/8/2019).

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved