Malang Raya

Duka Suparman, Tukang Ojek asal Pasuruan di Wamena: Rumah Saya Dibakar, Dua Teman Saya Meninggal

Duka Suparman, Tukang Ojek asal Pasuruan di Wamena: Rumah Saya Dibakar, Dua Teman Saya Meninggal

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: yuli
hayu yudha prabowo
PENGUNGSI WAMENA - Pengungsi Wamena Papua asal Jawa Timur saat tiba menggunakan pesawat hercules di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Rahu (2/10/2019). Sebanyak 120 pengungsi wamena asal jawa timur tiba di Malang untuk kembali ke daerah asal paska kerusuhan di Wamena yang mengakibatkan 33 orang tewas. 

Duka Suparman, Tukang Ojek asal Pasuruan di Wamena: Rumah Saya Dibakar, Dua Teman Saya Meninggal

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Suparman mengaku bersyukur bisa selamat dan kembali ke Jawa. Tempat tinggal Suparman di Wamena, Papua, dibakar oleh gerombolan brutal, dan tidak ada yang tersisa.

“Saya lari. Sudah tidak mikir harta benda. Mikirnya gimana bisa selamat,” ujar Suparman di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang, 2 Oktober 2019.

Suparman lebih dari 7 tahun bermukim di Wamena. Ia berprofesi sebagai tukang ojek bersama warga Pasuruan yang lain.

“Ada dua teman saya meninggal. Dia terbakar saat kerusuhan,” tutupnya.

Suparman adalah bagian dari 120 pengungsi asal Jatim di Wamena yang diangkut Hercules TNI AU.

BACA JUGA BERITA TERKAIT PENGUNGSI WAMENA LEWAT MALANG:

Bupati Sampang ke Malang, Jemput Warga yang Mengungsi dari Papua, 28 Orang Masih Tertahan di Timika

Tukang Ojek asal Pasuruan Dua Hari Masuk Hutan Wamena, Ribuan Perantau Masih Terjebak

Duka Janda 43 Tahun Asal Probolinggo di Wamena, Rumahnya Dibakar dan Semua Hartanya Dirampas

Pemprov Jatim Beri Bekal Rp 1 Juta, Pakaian dan Sembako untuk Ratusan Pengungsi dari Wamena

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved