Kabar Trenggalek

22 Warga Trenggalek Pergi dari Wamena Pakai Biaya Sendiri, Lima Orang Sekeluarga Tiba Besok

Lima dari 22 warga Trenggalek akan pulang dari Wamena akibat ulah perusuh yang membakar rumah hingga menewaskan puluhan warga beragam etnis di sana.

22 Warga Trenggalek Pergi dari Wamena Pakai Biaya Sendiri, Lima Orang Sekeluarga Tiba Besok
ist
Rapat koordinasi penjemputan lima warga Trenggalek yang pergi dari Wamena, Papua. 

Sebanyak 22 warga Trenggalek terpaksa pergi dari Wamena, Papua, pakai biaya sendiri akibat ulah perusuh yang membakar rumah hingga menewaskan puluhan warga sipil beragam etnis di sana. 

SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK - Lima dari 22 warga Trenggalek akan pulang dari Wamena, Papua, Minggu (6/10/2019).

Mereka direncanakan naik pesawat dari Papua pukul 20:30 WIB dan diprediksi sampai di Trenggalek pukul 01.00 WIB dini hari.

Lima warga ini merupakan orang-orang yang pulang secara mandiri.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan memfasilitasi penjemputan mereka dari Surabaya ke rumah masing-masing.

Mereka yang pulang, yakni Rukhani (45), Muslimah (39), Salman Alfarisi (8), M Saiful Yusuf (6), dan Adinda Sakina Lina (2). Kelimanya merupakan satu keluarga asal Kecamatan Tugu.

Kabag Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek Triadi Admono mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi untuk penjemputan itu.

“Total yang sudah dapat tiket dan akan pulang secara mandiri sebanyak 22 orang. Tapi yang untuk kepulangan nanti, lima orang tersebut,” kata Triadi.

Data terakhir yang dihimpun pemkab, sebanyak 69 orang menyampaikan keinginan untuk pulang. Selain mereka yang sudah mendapat tiket secara mandiri, pemkab akan membiayai perjalanan warga Trenggalek itu.

Namun, menurut Triadi, jumlah warga yang ingin pulang itu bisa berubah sewaktu-waktu. Hal itu, lanjut dia, karena kondisi di sana yang lebih kondusif di banding sebelumnya.
“Yang lain itu masih tentatif,” ujarnya.

Sebelumnya, suami-istri warga Trenggalek yang tinggal di Wamena juga sudah pulang beberapa hari lalu. Mereka pulang secara mandiri.

Derita Tukang Ojek dan Bakul Jajan asal Madura di Wamena, Lihat Pelajar Ikut Lempar Batu

3 Oktober 2019, 107 Orang Dewasa dan 14 Anak Pengungsi dari Wamena Tiba di Malang

Perusuh di Wamena Bakar Rumah Bakul Bakso asal Sampang, Sembunyi di Plafon hingga Terluka

Cerita Neti Hamil Dua Bulan Mengungsi ke Polres Wamena, Pulang ke Medan Lewat Malang

Tukang Ojek asal Pasuruan Dua Hari Masuk Hutan Wamena, Ribuan Perantau Masih Terjebak

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved