Malang Raya
3 Oktober 2019, 107 Orang Dewasa dan 14 Anak Pengungsi dari Wamena Tiba di Malang
Pada 3 Oktober 2019, 107 orang dewasa dan 14 anak asal Jawa Timur, Jawa Tengah dan Medan tiba di Malang. Mereka terusir dari Wamena, Papua.
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, PAKIS - Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Jonathan Budianto, mengatakan, gelombang pengungsi dari Wamena, Papua masih terus berdatangan.
Pada 3 Oktober 2019, sebanyak 107 orang dan 14 anak asal Jawa Timur, Jawa Tengah dan Medan tiba di Lanud Abdulrachman Saleh, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
“Kami masih belum tahu gelombang pengungsi ini kapan akan berakhir. Sesuai arahan Gubernur Jatim, kami siap menerima,” tutur Jonathan.
Ia menambahkan seluruh pengungsi asal Jatim akan diantar ke rumah masing-masing menggunakan bus. Sementara pengungsi dari daerah lain, menunggu koordinasi dengan pemerintah setempat.
“Untuk Medan, kami masih koordinasi. Apa akan dijemput di sini (Malang) atau Surabaya,” imbuhnya.
Sehari sebelumnya, 2 Oktober 2019, 105 orang dewasa dan 15 anak dari Wanena tiba di Lanud Abd Saleh. Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Probolinggo, Pasuruan, Madura hingga Aceh.
Seluruh pengungsi yang tiba lebih dulu ini telah diantar ke rumah masing-masing, termasuk perantau dari Aceh.
• Perusuh di Wamena Bakar Rumah Bakul Bakso asal Sampang, Sembunyi di Plafon hingga Terluka
• Cerita Neti Hamil Dua Bulan Mengungsi ke Polres Wamena, Pulang ke Medan Lewat Malang
• Tukang Ojek asal Pasuruan Dua Hari Masuk Hutan Wamena, Ribuan Perantau Masih Terjebak
• Duka Janda 43 Tahun Asal Probolinggo di Wamena, Rumahnya Dibakar dan Semua Hartanya Dirampas
