Malang Raya

Update Penanganan Kebakaran Lereng Gunung Arjuno, Tim Gabungan Berharap Turun Hujan

personil gabungan dikerahkan dalam upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Arjuno, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Malang

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
M Erwin
Personil gabungan dikerahkan dalam upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Arjuno, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (13/10/2019). 

SURYAMALANG.COM, SINGOSARI - Sebanyak 250 personil gabungan dikerahkan dalam upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di lereng Gunung Arjuno, Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (13/10/2019). Tim gabungan berharap hujan segera turun.

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan tim gabungan terdiri dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Malang, PMI, Tahura dan relawan. Tim gabungan sudah melaksanakan upaya pemadaman api secara manual sejak Kamis (10/10/2019).

"Tadi malam kami Forkopimda datang ke sini (Toyomarto) melakukan pengecekan. Kami duga ada dua titik api. Yakni di Budug Asu dan Candi Telih. Titik api tersebut berasal dari wilayah Gunung Arjuno sisi Pasuruan, namun angin mengarah ke selatan," ujar Ujung saat ditemui sebelum pelaksanaan apel petugas gabungan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari.

Saat gelar apel petugas gabungan, Ujung menghimbau kepada para petugas dan relawan untuk berhati-hati dan memprioritaskan keselamatan.

"Tadi kami jadwalkan berangkat ke atas waktu pukul 10 pagi. Namun kami pertimbangkan untuk keselamatan sampai mendung turun. Semoga saja turun hujan," harap Ujung.

Setelah beberapa saat menunggu, tim gabungan akhirnya berangkat melakukan upaya pemadaman sekitar pukul 3:30 sore waktu setempat. Saat itu awan mendung sudah tampak menyelimuti area Desa Toyomarto. Rintik gerimis juga perlahan turun seakan menjawab doa para relawan.

Di sisi lain, Kepala UPT Tahura Soerjo, Ahmad Wahyudi menerangkan, pihaknya belum bisa memastikan berapa luasan lahan yang terdampak di lereng Gunung Arjuno yang masuk area Kabupaten Malang.

"Sejak Kamis kemarin sampai sekarang kami fokus melakukan pemadaman. Kami berharap hujan turun. Belum bisa kami taksir karena kami harus melakukan evaluasi pasca kebakaran. Berapa luas yang terbakar. Kawasan yang terbakar adalah kawasan hutan lindung Perhutani," ujar Wahyudi.

Terkait titik api, Wahyudi menganalisa sebaran titik api cenderung sudah mengecil. Pihaknya melakukan pemadaman secara manual sembari berharap hujan turun. Medan yang dilalui cukup berat sehingga menjadi tantangan dalam memadamkan api.

"Kami melakukan pemadaman secara manual. Titik api cenderung sudah mengecil. Dua hari kemarin memang besar. Sekarang kami duga hanya sisa api yang terbakar. Memang masih ada asap mengebul ya mungkin itu sisa pembakaran," ungkap Wahyudi.

Wahyudi memastikan, kebakaran yang terjadi tak sampai merembet ke area permukiman warga. Karena jarak yang cukup jauh. Namun pihaknya sudah menginstruksikan untuk melakukan penyekatan agar api tak meluas.

"Tidak mengganggu pemukiman jarak cukup jauh. Hingga kini tim masih berupaya melakukan pemadaman. Semoga segera turun hujan," bebernya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved