Kabar Magetan

Pacaran Kelewat Batas Sampai Hamil, Pasangan Kekasih Ini Bunuh Bayinya di Magetan

Dimas Chelvin Yamada (21) dan Dwi Astrianingsih (21) menjadi tersangka kasus pembunuhan bayi laki-laki yang baru berusia dua hari.

Pacaran Kelewat Batas Sampai Hamil, Pasangan Kekasih Ini Bunuh Bayinya di Magetan
web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN - Dimas Chelvin Yamada (21) dan Dwi Astrianingsih (21) menjadi tersangka kasus pembunuhan bayi laki-laki yang baru berusia dua hari.

Setelah membunuh bayinya, pasangan kekasih ini membuang mayat bayinya di depan SMPN 1 Jomblang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, pada 19 Oktober 2019.

Pasangan kekasih ini ditangkap di kamar kos Jalan Kalasan, Desa Kepatihan, Kota Madiun.

“Setelah penemuan mayat bayi yang sudah berbelatung itu, kami mencari informasi ke sejumlah bidan di sekitar penemuan mayat bayi,” ujar AKBP Muhammad Riffai, Kapolres Magetan kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (22/10/2019).

Menurutnya, ada bidan yang menyebutkan menyebutkan bahwa ada pemuda yang minta diajari cara memotong tali pusar bayi.

“Lalu kami melancak dan menemukan pasangan kekasih itu. Saat kami interogasi, mereka mengakui perbuatannya.”

“Mereka juga menceritakan cara membunuh bayi yang baru dua hari dilahirkan itu,”ujar Riffai.

Menurutnya, bayi malang itu meninggal akibat dibekap dan lehernya dicekik.

Menurutnya, pasangan kekasih ini membunuh bayinya karena takut ketahuan tetangga kos dan orang tua Dwi.

“Saat kami makamkan di Desa Bulukerto, bayi itu belum bernama.”

“Sekarang kami memberi nama bayi malang itu Slamet Riady,” kata Riffai.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved