Nasional

Mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Ungkap 3 Putusan Bebas di Pengadilan

Dirut PLN Sofyan Basir divonis bebas, dinyatakan tak bersalah dalam kasus dugaan pembantuan transaksi suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau 1

Mantan Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir Divonis Bebas, KPK Ungkap 3 Putusan Bebas di Pengadilan
Tribunnews/Irwan Rismawan
Mantan Dirut PLN, Sofyan Basir divonis bebas dalam perkara proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 dalam sidang pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (4/11/2019). 

SURYAMALANG.COM - Mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir divonis bebas dalam sidang putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Sofyan Basir dinyatakan tak bersalah dalam kasus dugaan pembantuan transaksi suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau 1.

Sofyan dituntut jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), yakni 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

Penjual Cilok Cantik Viral, Sering Bikin Gagal Fokus Pengendara, Baru 5 Bulan Omzetnya Melonjak

Rahasia Kewanitaan Nikita Mirzani Bikin Pria Terpikat Dibuka Dokter Boyke, Pantas Pacar Bule Takluk

Pamer Lagi Catwalk di Jam Kerja, Mulan Jameela Lagi-lagi Kena Semprot, Istri Dhani Disuruh Belajar

Namun, majelis hakim menganggap Sofyan tidak terbukti melakukan pembantuan atas transaksi suap terkait proyek PLTU Riau-1 tersebut.

"Mengadili, satu, menyatakan terdakwa Sofyan Basir tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwaan penuntut umum dalam dakwaan pertama dan kedua," kata hakim Hariono saat membaca amar putusan.

Majelis hakim berpendapat bahwa Sofyan tidak terbukti memenuhi unsur pembantuan memberi kesempatan, sarana dan keterangan kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo dalam mendapatkan keinginan mereka mempercepat proses kesepakatan proyek Independent Power Producer (IPP) PLTU Riau 1.

Majelis juga berpendapat Sofyan sama sekali tidak mengetahui adanya rencana pembagian fee yang dilakukan oleh Kotjo terhadap Eni dan pihak lain.

Menurut majelis, upaya percepatan proyek PLTU Riau-1 murni sesuai aturan dan bagian dari rencana program listrik nasional. Sofyan juga diyakini bergerak tanpa adanya arahan dari Eni.

Putusan bebas bagi Sofyan Basir menjadi putusan bebas ketiga dari sekian perkara dugaan korupsi yang dituntut jaksa KPK.

Dua perkara KPK sebelumnya yang pernah diputus bebas di tingkat Pengadilan Tipikor adalah perkara Mochtar Mohammad selaku Wali Kota Bekasi.

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved