Malang Raya

Sikap Pemkab Malang Soal Penanganan Stunting di Kabupaten Malang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Ratih Maharani mengatakan, pihaknya akan segera bergerak dengan membuat kerangka acuan kerja bagi OPD.

Sikap Pemkab Malang Soal Penanganan Stunting di Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Bupati Malang, M Sanusi, saat mendatangi acara penutupan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang, Muhammad Sanusi, mengupayakan penanganan stunting atau tumbuh kembang yang tidak optimal pada anak menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Malang di tahun 2020.

Upayanya berbentuk satgas khusus penanganan stunting. Skemannya, setiap satu OPD (organisasi perangkat daerah) menangani satu kecamatan.

Tugas pendampingan tersebut juga berlaku bagi bupati serta sekretaris daerah (sekda).

"Kami menargetkan bisa turun 10 digit, jadi 6 persen di tahun 2020 mendatang meskipun harapan kami sebenarnya sudah harus tuntas nol persen," ujar Sanusi ketika ditemui di Kantor Bupati Malang, di Jalan Agus Salim, Kota Malang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Ratih Maharani mengatakan, pihaknya akan segera bergerak dengan membuat kerangka acuan kerja bagi OPD.

"Masing-masing OPD punya wilayah binaan.Kami melakukan pengkajian terlebih mengkaji dulu kira-kira kendala yang paling banyak ditemui dilapangan seperti apa. Contoh, apakah banyak ditemui terkait dengan sanitasi, maka kami akan berkoordinasi dengan cipta karya. Begitupun kalau misalnya kendala utamanya soal edukasi, maka kami (dinkes) yang akan menindaklanjuti," ungkap Sanusi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto menuturkan, ada skema untuk penanggulangan stunting.

“Stunting kami upayakan agar tidak menjadi program yang berada pada level kabupaten saja. tapi nanti juga akan menjadi tanggung jawab desa,” kata Tomie.

Sejauh ini, Pemkab Malang memfokuskan program penanganan stunting di 10 desa.

Desa tersebut adalah, Desa Dilem Kecamatan Kepanjen, Desa Pandanrejo Kecamatan Wagir, Desa Sumbermanjing Kulon Kecamatan Pagak, Desa Codo Kecamatan Wajak, dan Desa Pandanrejo Kecamatan Pagak.

Kemudian, Desa Mentaraman Kecamatan Donomulyo, Desa Kedungrejo Kecamatan Pakis, Desa Madiredo Kecamatan Pujon, Desa Tamanharjo Kecamatan Singosari, dan Desa Dalisodo Kecamatan Wagir.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved