Kota Batu

Pemkot Batu Minta Ahli dari UB untuk Kaji Piutang Rp 24 M

Pemkot Batu telah mengirim surat permintaan ahli bidang hukum tata negara dan ahli bidang perpajakan ke Universitas Brawijaya (UB).

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Pemkot Batu telah mengirim surat permintaan ahli bidang hukum tata negara dan ahli bidang perpajakan ke Universitas Brawijaya (UB).

Permintaan itu atas dasar tindak lanjut dari isi legal opinion (LO) atau pendapat hukum terkait persoalan piutang pajak Pemkot Batu yang belum dibayarkan oleh Jatim Park Group sebanyak Rp 24 miliar.

Hal tersebut diterangkan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu, Eddy Murtono saat ditemui di Balaikota Among Tani.

“Sekarang saya kan butuh tenaga ahli sebagaimana isi LO itu. Kami butuh tenaga ahli di bidang hukum tata negara dan perpajakan.”

“Kami sudah kirim surat ke Universitas Brawijaya untuk minta tenaga ahli,” terang Eddy kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (21/11/2019).

Hasil rekomendasi dari tenaga ahli akan dibawa ke badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Jakarta. Namun Eddy menegaskan, proses itu butuh waktu tidak sebentar.

“Kami akan bawa hasil kajiannya ke BPK RI karena ini temuan BPK. Ini masih proses agak lama, tidak mungkin cepat,” paparnya.

Dikatakan Eddy, rekomendasi dari BPK RI nanti akan dibawa ke DPRD Batu untuk dibahas bersama.

Pemkot Batu akan berkomitmen untuk menjalankan hasil rekomendasi BPK RI dan pembahasan dengan DPRD Batu.

“Yang berwenang dihapus atau tidak adalah BPK RI. Kami bawa ke DPRD untuk dibahas bersama. Termasuk jika disuruh menagih. Tapi kami lihat dulu hasil kajiannya,” paparnya.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved