Malang Raya

Kronologi Siswa ZA di Malang Bunuh Begal yang Mau Cumbu Pacar 3 Menit & Polemik Penjara Seumur Hidup

Kronologi siswa ZA di Malang bunuh begal yang mau cumbu pacarnya 3 menit dan polemik penjara seumur hidup.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/kolase
Kronologi Siswa ZA di Malang Bunuh Begal yang Mau Cumbu Pacar 3 Menit & Polemik Penjara Seumur Hidup 

SURYAMALANG.COM - Kilas balik kronologi siswa SMK ZA yang membunuh begal setelah minta paksa pacarnya "bercinta" 3 menit berbuntut panjang. 

Hingga kini proses hukum terhadap siswa berinisial ZA itu masih terus bergulir dan ia pun terancam hukuman seumur hidup

Sementara ZA membunuh begal setelah harta bendanya dirampas dan pacarnya dipaksa untuk melakukan hubungan suami istri. 

Insiden ZA dirampok kawanan begal terjadi pada Minggu 8 September 2019 malam di jalan desa Gondanglegi Kulon, Malang

Saat itu ZA dihampiri 4 kawananan begal bernama Misnan (35), Ahmad (22) dan kakaknya Rozikin (25), serta satu orang yang masih buron.

Dari data yang berhasil dirangkum SURYAMALANG.COM berikut kilas balik kronologinya:

1. ZA Sedang Pacaran 

ZA (17) seusai menjalani sidang perdana kasus pembunuhan begal di Kabupaten Malang.
ZA (17) seusai menjalani sidang perdana kasus pembunuhan begal di Kabupaten Malang. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)

Menurut Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, kronologis kejadian ini berawal, saat ZA dan kekasihnya berpacaran di lokasi kejadian, yakni jalan desa di Gondanglegi Kulon pada Minggu (8/9/2019) malam.

Saat tengah berduaan, ZA dan pacarnya didatangi oleh Misnan dan tiga orang anggota kelompoknya. 

“Pelaku begal ini ada 4 orang. Satu orang tewas setelah duel dengan korbannya. Dua orang berhasil kita tangkap setelah kejadian. Dan satu orang masih buron, dalam pengejaran kami,” kata Ujung Selasa (10/9/2019). 

2. Begal Punya Peran Masing-masing 

Dari keempat kelompok begal tersebut memiliki peran masing-masing. 

Dua orang menodong dan merampas barang-barang yang dibawa ZA dan pacarnya. 

Sementara dua orang lain bertugas untuk berjaga-jaga lokasi sekitar. 

“Saat kejadian, Misnan pura-pura mencari burung puyuh. Padahal itu adalah tempat komplotan begal ini mencari sasaran,” ungkap Ujung.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved