Breaking News:

Kekerasan di SMPN Negeri Kota Malang

MS Akhirnya Benar-Benar Diamputasi, Korban Kekerasan atau Perundungan di SMPN Itu Menjalani Operasi

MS,korban kekerasan atau perundungan di sekolah itu dikabarkan menjalani operasi amputasi jarinya pada Selasa (4/2/2020) malam di RSS Malang.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Korban kekerasan atau perundungan, MS saat dijenguk oleh Wali Kota Malang Sutiaji di rumah sakit, Senin (3/2/2020). MS akhirnya harus merelakan ujung jarinya diamputasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kabar awal tentang kondisi MS (13) yang akan diamputasi salah satu jarinya akhirnya benar-benar terjadi.

MS, siswa SMP yang jadi korban kekerasan atau perundungan teman sekolahnya di salah satu SMPN harus menjalani amputasi.

MS dikabarkan menjalani amputasi jarinya pada Selasa (4/2/2020) malam di RSS Malang.

Rektor Universitas Brawijaya Tolak Ide Walikota Malang Sutiaji, Soal Jam Kuliah untuk Atasi Macet

Zaskia Gotik Pamer Foto Cantik Maksimal Pakai Kebaya Merah Lengan Pendek, Dicurigai Sudah Tunangan!

Arema FC Kompak dengan Persebaya, Persib Bandung & Persija, Permintaan Sama Soal Jadwal Liga 1 2020

Kabar operasi amputasi yang dijalani MS ini dibenarkan oleh pihak keluarga.

Pak De atau paman MS, Taufik membenarkan jika ponakannya itu akhirnya harus menjalani amputasi.

Taufik menyatakan operasi amputasi akhirnya harus dilakukan karena ujung jarinya sudah tidak berfungsi. 

"Keputusan dilakukan amputasi setelah dilakukan observasi," ujar Taufik pada wartawan, Selasa (4/2/2020).

Wacana tindakan amputasi untuk salah satu jari MS sebenarnya sudah muncuk sejak awal kasus ini ketika viral.

Tapi informasi terkait amputasi itu jadi abu-abu karena beberapa pihak menyebut tidak jadi amputasi.

Selama MS menjalani perawatan di rumah sakit kabar terkait rencana amputasi itupun masih sebatas wacana, karena observasi masih terus dilakukan.

Pihak keluarga menyebut, keputusan melakukan amputasi akhirnya benar-benar diambil oleh dokter yang merawat pada hari Senin (3/2/2020) dan operasi amputasi dijadwalkan di hari Selasa (4/2/2020) jam 18.00 WIB.

Menurut Taufik, Pak De dari MS, pertimbangan keputusan melakukan amputasi selain karena kondisi ujung jari selama masa obeservasi tetap menunjukkan tak berfungsi lagi, juga karena pertimbangan kondisi fisik MS yang sudah bagus.

Ketika kabar operasi amputasi jari MS disampaikan, dukungan dan doa bagi MS kembali mengalir.

Beberapa kelompok masyarakat menyampaikan doa khusus bagi MS sekaligus menghujat tindak kekerasan atau perundungan atau bullying pada anak-anak.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved