Kota Batu

Perjuangan 43 Karyawan Hotel di Kota Batu Belum Digaji Selama 5 Bulan, SPSI Desak Bayar Pekan Depan

Ketua SPSI DPC Kota Batu Purtomo mengatakan, 43 karyawan yang tidak digaji itu telah menyerahkan kuasanya kepada SPSI.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SPSI DPC Kota Batu
Ketua SPSI DPC Kota Batu Purtomo saat mendampingi para karyawan yang datang ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kota Batu. Selasa (4/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Sebanyak 43 karyawan Hotel Songgoriti Air Panas didampingi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Batu sambat ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kota Batu, Selasa (4/2/2020).

Mereka mengadu karena hak-haknya sebagai karyawan tidak dipenuhi oleh pihak hotel, yakni gaji.

Ini adalah aduan yang kedua kalinya ke DPMPTSPTK.

Ketua SPSI DPC Kota Batu Purtomo mengatakan, 43 karyawan yang tidak digaji itu telah menyerahkan kuasanya kepada SPSI.

Kata Purtomo, 43 karyawan tersebut tidak digaji selama lima bulan terakhir.

Purtomo menceritakan, perusahaan awalnya dimiliki oleh PD Jasa Yasa Malang.

Dalam perjalanan diambil alih PT Lembu Nusantara, akhirnya mereka tidak membayar karyawan selama tiga bulan dengan alasan hotel sepi.

“Persoalan peralihan tersebut, kami dari SPSI dan Pemkot Batu belum mendapat informasi yang jelas. Ternyata menurut keterangan dari manajemen PT Lembu, surat hotel tersebut belum diserahkan. Sekarang kalau seperti itu adalah konflik internal,” tegas Purtomo, Selasa (4/2/2020).

Purtomo menekankan, karyawan jangan menjadi korban konflik internal.

Konflik internal seharusnya tidak membuat karyawan menjadi korban karena tidak ada kaitannya apapun.

“Saya tekankan, silahkan Anda konflik, tapi tolong pekerja jangan dijadikan tumbal. Persoalan ini sudah dilimpahkan, ya pekerja jangan dilibatkan,” jelasnya.

Dikatakan Purtomo, PT Lembu Nusantara akan tetap bertanggungjawab.

Informasi itu didapatkan setelah ada dialog antara SPSI dengan PT Lembu Nusantara.

Purtomo menambahkan, namun ternyata PT Lembu Nusantara meminta waktu antara dua hingga tiga bulan awalnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved