Kekerasan di SMP Negeri Kota Malang

Gubernur Jatim Khofifah Minta Ada Pendampingan Bagi Korban dan Pelaku Kasus Kekerasan di SMPN Malang

Gubernur mengimbau pada seluruh sekolah di Jawa Timur, mulai kepala sekolah hingga guru kelas untuk semakin waspada mengawasi para siswanya.

SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 

Pendampingan yang ia maksud tak lain adalah pendampingan dari segi medis untuk perawatan korban hingga pendampingan dari psikolog.

Pendampingan psikolog menurut mantan Menteri Sosial ini penting untuk bisa memulihkan kondisi mental siswa.

Menurutnya, kejadian bullying yang dialami siswa sangat memungkinkan terjadinya rasa trauma.

"Jangan sampai ada trauma pada korban. Maka fungsi psikolog untuk bisa memberikan phychotherapy bisa berjalan. Jangan sampai siswa tak mau sekolah atau kelak mengalami kesulitan bergaul dengan teman sebanya," tegas Khofifah.

Selain pendampingan pada korban, Khofifah juga meminta agar pelaku bullying juga mendapatkan pendampingan yang tepat.

Sebagaimana diketahui, pelaku bullying pada MS berjumlah lebih dari satu.

Menurut Khofifah masing-masing pelaku harus dibina secara intensif dan komprehensif.

Meski saat ini ada proses hukum yang berjalan, namun KHofifah menegaskan pembinaan secara perilaku dari orang tua, dan juga guru harus tetap dilakukan.

Khususnya agar hal ini tidak terulang kembali di sekolah tersebut.

"Kemudian juga pelakunya. Pendampingan orang tua, guru sekolah sangat dibutuhkan. Bagaimana agar anak-anak yang masih di bawah umur ini bisa mendapatkan pemahaman yang tepat bagaimana menjalin hubungan pertemanan yang baik dengan sebayanya," kata Khofifah.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved