Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu

Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu

Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu
Kolase Tribunnews.com
Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu 

SURYAMALANG.COM - Beredar kabar jika Pemerintahan Presiden Joko Widodo akan memotong uang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

Alasan Presiden Jokowi memotong uang pensiunan PNS kabarnya salah satu alasannya adalah dialihkan untuk BPJS TK

Pemotongan uang pensiuan PNS ini bahkan mencapai nominal Rp 300 ribu. 

Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu
Bocor Alasan Presiden Jokowi Potong Uang Pensiunan PNS, Dialihkan untuk BPJS TK Sampai Rp 300 Ribu (SURYAMALANG.COM/kolase Instagram via Tangkapan Layar Tribunnews)

Kabar kurang baik harus diterima para pensiunan PNS dan juga yang sebentar lagi akan pensiun. 

Sebab, dalam waktu dekat akan ada perubahan dan kebijakan baru dari Pemerintah presiden Jokowi terkait uang pensiunan. 

Rencana pemerintah meleburkan pengelolaan dana pensiun pegawai negeri sipil (PNS) dari PT Taspen (persero) serta PT Asabri (Persero) ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) dinilai bakal merugikan, termasuk para pensiunan PNS.

Hal ini dikarenakan pemotongan dana pensiun dan manfaat lain yang sangat tinggi sehingga pensiunan PNS yang sudah bekerja dan mengabdi kepada negara tak memperoleh manfaatnya.

Alhasil sejumlah pensiunan PNS tak terima dan menggugat mahkamah konstitusi.

Andi Muhamad Asrun selaku kuasa hukum dari 18 orang yang terdiri dari 7 orang pensiunan dan sisanya principal, mengatakan hal ini berdampak pada kerugian konkrit dan tidak konkrit.

Pemangkasan uang pensiunan PNS pada kebijakan baru bahkan bisa mencapai nominal Rp 300 ribu.

Halaman
1234
Penulis: Frida Anjani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved