Breaking News:

Janda Mantan PNS Banting Setir Jadi Penipu, Honda Jazz Dijual dengan BPKP Palsu, Buronan Sejak 2018

Janda mantan PNS banting setir jadi penipu, Honda Jazz dijual dengan BPKP palsu, buronan sejak tahun 2018.

SURYAMALANG.COM/kolase TribunBali.com
Mantan PNS masuk daftar pencarian orang sejak tahun 2018 

Di samping itu, pemecatan mereka juga harus menunggu putusan pengadilan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Dari 12 oknum itu, dua di antaranya PNS yang menjabat sebagai staf. Kalau tidak salah mereka bertugas di Satpol PP Jakarta Barat,” ujar Chaidir saat dihubungi, Kamis (21/11/2019) malam.

Chaidir menyayangkan lemahnya integritas dua oknum PNS tersebut.

Sebagai ASN yang berada di lingkup Pemprov DKI Jakarta, kesejahteraan mereka sudah lebih dari cukup.

Bahkan minat masyarakat umum yang mengikuti CPNS di DKI Jakarta juga sangat tinggi.

“Bukan masyarakat umum saja, tapi lulusan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) juga banyak yang ingin kerja di Pemprov DKI Jakarta karena kesejahteraannya (gajinya) sangat baik,” katanya.

ilustrasi PNS
ilustrasi PNS ()

Chaidir memandang, perbuatan dua oknum PNS itu merupakan bentuk keserakahan yang berawal dari coba-coba karena mengikuti pelaku lainnya.

Namun karena bisa memperoleh duit yang banyak dengan cara instan, mereka justru mengulang perbuatan itu.

“Kalau pegawai yang memiliki integritas, begitu menarik duit di ATM dan saldonya tidak berkurang harusnya lapor. Tapi mereka tidak, justru melakukan perbuatannya secara berulang,” jelasnya.

ilustrasi
ilustrasi ()

Selama diberhentikan sementara, Chaidir memastikan dua oknum pegawai itu tidak mendapatkan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang nilainya hingga belasan juta rupiah.

Halaman
1234
Penulis: Sarah Elnyora
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved