Breaking News:

Pertunjukan Wayang Potehi

Sajikan Rutin Pertunjukan Wayang Potehi, Kelenteng Eng An Kiong Ingin Rangkul Milenial

Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang kini menggelar pertunjukan Wayang Potehi secara rutin. Tak hanya untuk pelestarian tapi juga menarik penonton muda.

suryamalang.com/m rifky edgar h
Pertunjukan Wayang Potehi di Kelenteng Eng An Kiong, Sabtu (15/2/2020). Pertunjukan ini tak lagi digelar saat Imlek, tapi rutin untuk menarik minat anak muda. 

SURYAMALANGCOM, KLOJEN - Merayakan hari raya Imlek di tahun 2020 ini Kelenteng Eng An Kiong Kota Malang menyajikan sejumlah acara yang menarik untuk masyarakat.

Salah satunya ialah seni pertunjukan wayang potehi yang ditempatkan persis di depan klenteng.

Pertunjukan wayang potehi di Klenteng Eng An Kiong Kota Malang digelar sejak akhir Febuari hingga akhir April nanti.

Gelaran ini akan dilaksanakan setiap hari mulai pukul 15:30 WIB hingga 21:00 WIB.

Hal ini dilakukan oleh pihak Kelenteng Eng An Kiong sebagai bentuk dalam melestarikan budaya dari leluhur.

"Kami tidak ingin melupakan sejarah.”

”Sama halnya apa yang disampaikan oleh Presiden Soekarno 'jas merah' jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ucap Humas Klenteng Eng An Kiong Kota Malang, Anton Triyono kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (15/2/2020). lalu

Dia menyampaikan, bahwa dengan digelarnya seni pertunjukan wayang potehi ini agar membuat klenteng semakin bersinergi dengan masyarakat.

Dikarenakan, kata Anton, bangsa Indonesia sejak dari dulu sudah dikenal oleh bangsa lain sebagai bangsa yang berbudaya.

"Kita harus bangga. Apapun pun itu wayang potehi merupakan warisan tradisional bangsa Indonesia yang berasal dari Tiongkok," ucapnya.

Tak hanya itu, sesuai dengan nama Klenteng Eng An Kiong, Eng (abadi) An (keselamatan) Kong (istana), Anton berharap kesenian wayang potehi ini bisa berjalan beriringan di era milenial saat ini.

Untuk itu, gelaran wayang potehi ini akan terus diadakan tidak hanya dalam perayaan Imlek saja, tapi juga di hari-hari besar yang lain.

"Intinya orang yang mau berkunjung ke sini adalah menginginkan keselamatan yang abadi sesuai nama Eng An Kiong”.

“Oleh karena itu kami ingin bersinergi bersama mereka, salah satunya melalui wayang potehi ini," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved