Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota Cari Penimbun Masker dan Hand Sanitizer, Kasat Reskrim Dapat Perintah Khusus

Kapolresta Malang Kota telah memerintahkan Satreskrim Polresta Malang Kota dan Polsek untuk menindaklanjuti setiap informasi terkait penimbunan.

Tribun Jatim/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Polresta Malang Kota akan menindak tegas penimbun masker dan hand sanitizer.

"Perlu saya sampaikan, penimbunan atau penyimpanan yang dilakukan secara berlebihan untuk masker, hand sanitizer dan alat kesehatan lainnya dengan tujuan memperkaya / menguntungkan diri sendiri akan diproses secara hukum. Dapat kita kenakan UU Perdagangan, UU Perindustrian, atau bisa kita kenakan UU Perlindungan Konsumen dan UU Kesehatan," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada TribunJatim.com, Rabu (4/3/2020).

Ia menjelaskan untuk ancaman hukumannya terkait hal itu bervariasi.

Isu Corona, Selain Masker & Hand Sanitizer, Warga Kota Malang Juga Buru Suplemen Daya Tahan Tubuh

5 Orang Pasien di RSSA Kota Malang dengan Penanganan Khusus, Dinyatakan Negatif Virus Corona

Jadwal Pertandingan Arema FC Vs Persib Bandung Berubah, Pelatih : Yang Penting Menang

"Ada yang lima tahun penjara namun ada juga yang di bawah lima tahun penjara," tambahnya.

Dirinya pun juga telah memerintahkan Satreskrim Polresta Malang Kota dan Polsek untuk menindaklanjuti setiap informasi terkait penimbunan.

"Saat ini di Kota Malang masih belum ada penimbunan. Dan kita berharap serta mengimbau kepada masyarakat agar tidak ada yang menimbun atau menyimpan secara berlebihan terhadap alat kesehatan tersebut," jelasnya.

Ia pun juga meminta kepada masyarakat agar tidak terlalu menanggapi secara berlebihan virus Corona itu.

"Tetap tenang dan ikuti himbauan dari pemerintah dan media bagaimana menjaga pola kesehatan dan kebersihan secara benar," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga menegaskan kembali akan menindak tegas setiap orang yang terbukti melakukan penimbunan.

"Kalau ada yang terbukti melakukan hal itu, maka kita siap untuk melakukan proses secara hukum yang berlaku," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved