Berita Arema Hari Ini
Pembelaan Mario Gomez untuk Syaiful Indra Cahya yang Dicap sebagai Biang Kekalahan Arema Atas Persib
Pembelaan Mario Gomez untuk Syaiful Indra Cahya yang Dicap sebagai Biang Kekalahan Arema Atas Persib
Penulis: Dya Ayu | Editor: eko darmoko
Padahal pada pekan sebelumnya saat lawan PS Tira Persikabo di Stadion Pakansari Bogor, Senin (2/3/2020) lalu, Arema yang memainkan pemain lokal, dan hanya diperkuat satu pemain asing, justru tampil moncer dan menang 2-0 atas tim tuan rumah.
Pada laga kemarin, Arema FC memainkan empat pemain asing, Oh In Kyun, Matias Malvino, Elias Alderete sejak menit awal dan baru memasukan Jonathan Bauman pada menit ke-77 untuk menggantikan Elias Alderete.
Matias dan Elias sebelumnya saat lawan PS Tira tak bisa dimainkan karena terganjal masalah ITC, sedangan Bauman baru pulih dari cedera.
Sehingga pemain asing hanya In Kyun yang bisa bermain.
Namun nyatanya dengan tenaga pemain lokal lawan PS Tira, Arema FC mampu tampil memuaskan dan menang dengan dua gol hasil gol Kushedya Yudo.

Bicara soal ini, Mario Gomez Pelatih Arema FC mengakui jika para pemain asingnya, khususnya Trio Amerika Latin yang datang belakangan, belum dalam kondisi maksimal.
"Mereka secara keseluruhan memang belum 100 persen, tapi bicara soal secara keseluruhan, tim ini sudah bermain bagus," kata Mario Gomez, Senin (9/3/2020).
Selain itu, pelatih asal Argentina itu juga akan mencoba opsi permainan lainnya di laga berikutnya.
Pada pekan sebelumnya saat Elias belum bisa dimainkan, Kushedya Hari Yudo menjadi juru gedor satu-satunya di tengah, namun ketika Elias sudah bermain, Yudo harus berbagi posisi di depan bersama striker asal Argentina itu dan disinyalir membuat Yudo tak leluasa lakukan improvisasi.
Tak hanya itu, beberapa perubahan komposisi pemain juga dilakukan Gomez pada laga kemarin.
Hal ini sedikit banyak berpengaruh pada pola serangan dan pertahanan tim kemarin.
"Kami akan mencoba beberapa opsi permainan ke depan. Semua pemain sudah berusaha tapi memang kemarin melakukan kesalahan dan berbuah dua penalti," jelasnya.
Sementara itu Kushedya Yudo saat ditanya soal berbagi posisi di depan bersama Elias Alderete, sehingga tak leluasa dalam bergerak, Yudo langsung membantah anggapan tersebut.
Baginya adanya Elias tak menjadi masalah dan ia mengaku hanya menjalankan intruksi dari pelatih seperti saat latihan.
"Ada Elias sebenarnya tidak kesulitan. Tapi kembali lagi inilah sepak bola, hasil yang menentukan," ujar Yudo.
