Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sektor Perdagangan Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi di Malang Sepanjang 2019

Sektor perdagangan menyumbang 29,46 persen dari pertumbuhan ekonomi sebesar 5,73 persen

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
ILUSTRASI Mal Alun-Alun, Kota Malang, Senin (16/12/2019) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di Kota Malang sepanjang tahun 2019.

Sektor perdagangan menyumbang 29,46 persen dari pertumbuhan ekonomi sebesar 5,73 persen.

“Terbesar lainnya adalah oleh sektor industri dan konstruksi masing-masing sebesar 25,73 persen dan 12,61 persen,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo, beberapa waktu lalu.

Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,73 persen itu terlihat dari naiknya Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Malang dari semula Rp 67,70 triliun Atas dasar Harga berlaku/ADHb) menjadi Rp 72,77 triliun ADHb.

Dan, Rp52,34 triliun (Atas Dasar Harga konstan/ADHk) dari sebelumnya Rp 49,50 triliun ADHk.

Selain sektor perdagangan, industri dan konstruksi, penyumbang lain terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Malang adalah industri pengolahan 1,32 persen dan jasa pendidikan 0,45 persen.

“Sementara lain-lain sebesar 1,43 persen,” kata dia.

Kondisi ini, lanjut Sunaryo, tidak jauh berbeda dari tahun 2018. Tahun 2018, Kota Malang mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,72 persen.

“Penyumbang utamanya tetap yakni sektor perdagangan sebesar 31,37 persen, diikuti oleh sektor industri pengolahan 23,04 persen dan konstruksi sebesar 12,86 persen,” jelas dia.

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi tahun 2019 lebih tinggi daripada Jawa Timur yang sebesar 5,52 persen.

“Sementara nasional hanya 5,02 persen,” tutup Sunaryo.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved