Berita Tulungagung Hari Ini

Cewek Pekerja Warkop di Tulungagung Diperdayai Tukang Ojek saat Mandi, Kencan Intim Berakhir Tragis

Tukang ojek asal Trenggalek memperdayai cewek yang merupakan teman kencannya saat mandi, lalu membawa kabur barang berharganya.

Penulis: David Yohanes | Editor: eko darmoko
tenor.com
ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Tukang ojek asal Trenggalek memperdayai cewek yang merupakan teman kencannya saat mandi, lalu membawa kabur barang berharganya.

Si tukang ojek ini bernama Prasetyo Sandiyoko (31), asal Kelurahan Tamanan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek.

Ia ditangkap personil gabungan Unit Reskrim Polsek Kedungwaru dan Satrekrim Polres Tulungagung.

Sebab Prasetyo diduga telah mencuri telepon genggam milik teman kencannya, FCA (44), seorang pekerja warung kopi (warkop) di Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung

Terduga pelaku ini memanfaatkan kelengahan FCA yang sedang mandi usai berkencan.

"Kejadiannya sebenarnya pada pertengahan Februari 2020 silam."

"Saat itu korban melapor ke Polsek Kedungwaru, karena satu dari tiga ponsel miliknya hilang," terang Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas, Ipda Anwari, Senin (16/3/2020).

Prasetyo Sandiyoko (tengah, mengenakan jaket), tukang ojek asal Trenggalek, memperdayai cewek yang dikencaninya saat mandi.
Prasetyo Sandiyoko (tengah, mengenakan jaket), tukang ojek asal Trenggalek, memperdayai cewek yang dikencaninya saat mandi. (IST)

Korban curiga kepada Prasetyo, karena dia adalah orang terakhir yang bersamanya.

Mendapat laporan ini, polisi melakukan penyelidikan.

Sebenarnya Prasetyo sering berada di sekitar warkop tempat korban bekerja, namun FCA tidak tahu rumahnya.

"Akhirnya ponsel milik korban bisa dilacak, dan dibeli seseorang yang ada di Kebupaten Trenggalek," sambung Anwari.

Pembeli ponsel itu berhasil dimintai keterangan, dan mengaku membelinya dari sebuah konter di Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek seharga Rp 2.600.000.

Polisi kemudian mendatangi pemilik konter itu dan mengaku, jika ponsel itu dibeli dari konter lain di Kecamatan Karangan, kabupaten Trenggalek seharga Rp 2.400.000.

Pemilik konter yang di Kecamatan Karangan mengaku membeli ponsel itu dari Prasetyo seharga Rp 1.700.000.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved