Berita Surabaya Hari Ini

Reward Dana Insentif Bagi Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona di Jatim Segera Diberikan

Para tenaga kesehatan tersebut akan diberikan reward berupa insentif uang berdasarkan pemberian layanan pada pasien.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Pemprov Jatim segera menyalurkan dana reward bagi tenaga medis yang menangani langsung pasien Covid-19 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjanjikan akan segera memberikan reward bagi para tenaga kesehatan mulai dokter, perawat, dan paramedis yang berjuang malayani pasien di tengah wabah virus corona.

Para tenaga kesehatan tersebut akan diberikan reward berupa insentif uang berdasarkan pemberian layanan pada pasien.

Khususnya bagi tenaga medis yag merawat pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien covid-19 positif.

UPDATE Kasus Corona Covid-19 Jatim, Jumlah ODP Jatim Tembus Angka 1.405 Orang, PDP Capai 125 Orang

Ada 18 PDP di Tulungagung, RSUD dr Iskak Mendatangkan 10.000 Rapid Test Virus Corona dari Tiongkok

10.000 APD Disebar ke 63 RS Rujukan di Jatim untuk Penanganan Covid-19

“Kami sudah memutuskan, bahwa dalam hasil rapat yang kita lakukan, para tenaga medik, aparat medis, yang memberikan layanan pada pasien baik itu PDP maupun covid-19 positif akan kita berikan reward,” kata Khofifah, dalam jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Senin (23/3/2020).

Mekanisme pemberian reward ini diberikan dengan mekanisme per tim yang merawat pasien.

Reward ini dibagi berdasarkan mereka yang memberikan layanan untuk pasien rawat inap dan juga pasien yang rawat jalan.

“Bagi yang memberikan layanan pada pasien yang rawat inap, satu tim akan mendapatkan reward dengan nilai Rp 15 juta per pasien, per bulan,” kata Khofifah.

“Sedangkan bagi tenaga kesehatan yang melakukan layanan rawat jalan seperti screening, per tim per bulan akan mendapatkan reward Rp 7 juta,” kata Khofifah.

Untuk tim yang melakukan rawat jalan dibatasi maksimal tiga orang dalam setiap tim.

Reward bagi tenaga kesehatan ini dikatakan Khofifah akan segera dilaksanakan.

Dana tersebut sudah disiapkan Pemprov sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang berada di garda terdepan dalam penanganan covid-19 ini.

“Kapan kita salurkan? segera. Ini bentuk apresiasi kami pada mereka yang berada di garda terdepan. Harapan kami, kita bisa saling berikan apresiasi ke tim medik dan paramedik pada yang rawat inap maupun pada yang melakukan rawat jalan,” tegas Khofifah.

Sementara itu Ketua Gugus Kuratif Percepatan Penanganan Covid-19 Joni Wahyuhadi, mengatakan bahwa dalam tim medis yang menjaga pasien covid-19 terbagi menjadi tiga shift.

Yang masing-masing shift terdiri dari dokter, tenaga adminsitrasi dan tenaga untuk melakukan tindakan.

“Kalau ada pasien yang dirawat 24 jam maka ya ada tiga jenis tenaga, jumlahnya ya itu,” tegas Joni.

Sementara itu berdasarkan update data pasien covid-19 yang ada di Jawa Timur per hari ini tidak ada tambahan kasus positif. Di Jatim ada sebanyak 41 kasus positif covid-19, kemudian PDP ada sebanyak 125 orang dan untuk ODP meningkat menjadi 1405 orang.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved