Berita Malang Hari Ini

Sarinah Malang Tutup Gerai, Tapi Tetap Layani Pelanggan dengan Program Private Sale

Meski gerai telah ditutup, tetapi aktivitas perbelanjaan tetap berjalan normal.Namun metode perbelanjaannya dialihkan melalui online dan private sal

Sarinah Malang Tutup Gerai, Tapi Tetap Layani Pelanggan dengan Program Private Sale
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Sarinah Malang tutup selama 12 hari guna turut mencegah penyebaran virus corona. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sarinah Malang menutup gerainya selama 12 hari sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus corona covid-19.

Manager Area Sarinah Jawa Timur, W. Febi Damayanti menuturkan bahwa penutupan gerai mulai dari tanggal 25 Maret - 5 April tersebut merupakan kebijakan dari pusat.

"Ya tentu alasan utama penutupan adalah menjaga keselamatan pegawai dan mencegah penyebaran virus corona. Sehingga berdasarkan instruksi dari pusat, kita tutup gerai selama 12 hari," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), Jumat (27/3/2020).

Polresta Malang Kota & TNI Gelar Operasi Penertiban Masyarakat Berkerumun, Lawan Virus Corona

Viral Aksi Petugas Polisi di Madura Berikan Imbauan Covid-19, Kabar Duka, Beliaunya Meninggal Dunia

7 Foto Ayu Ting Ting Nganggur di Rumah, Main Tik Tok, Video Call, Berjemur Sampai Klesotan di Jalan

Meski gerai telah ditutup, tetapi aktivitas perbelanjaan tetap berjalan normal.

Namun metode perbelanjaannya dialihkan melalui online dan private sale.

"Meski tutup, beberapa karyawan tetap masuk seperti biasa. Para karyawan itu tetap selalu aktif memberikan informasi kepada para pelanggan. Mereka menginformasikan meskipun gerai tutup, bisa berbelanja online atau private sale," jelasnya.

Ia menjelaskan bila ada masyarakat atau pelanggan ingin private sale tidak perlu bingung.

Karena dapat langsung menghubungi nomor kontak Sarinah Malang di 0341 326969 atau Marcomm Sarinah Malang di 087737289847

"Pelanggan dapat langsung menghubungi nomor tersebut. Nantinya dapat langsung datang ke Sarinah Malang. Dan nanti pegawai akan membuka gerai untuk pelanggan tersebut. Tetapi tetap jamnya dibatasi ,"  bebernya.

Meski begitu, tetap Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan Corona tetap dilakukan.

Dengan mengharuskan pelanggan atau masyarakat yang melakukan private sale memakai masker, cuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh.

Dirinya juga mengungkapkan, virus corona juga berdampak terhadap omsetnya.

"Mulai tanggal 16 - 20 Maret, omset masih cukup bagus, masih bisa mencapai 75 persen. Namun tanggal 21 - 22 mendadak anjlok hingga 15 persen," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap agar virus corona ini dapat segera selesai.

"Sehingga kehidupan dan perekonomian dapat kembali berjalan dengan normal," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved