Penanganan Virus Corona di Malang

UPDATE Virus Corona di Malang Jawa Timur 28 Maret 2020: 9 Pasien Positif Covid-19 & 1 PDP Meninggal

Update perkembangan virus corona di Malang Jawa Timur 9 Pasien dinyatakan positif dan 1 PDP Meninggal Dunia.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
kolase suryamalang.com
Virus corona di Malang 28 Mar 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi menerangkan, akan ada penutupan sementara pada jam-jam tertentu, di jalur yang menjadi penghubung Kepanjen dengan Kabupaten Blitar itu.

Penerapannya akan dimulai pada hari Sabtu (28/3/2020), diberlakukan jam buka tutup yakni Jam 8 pagi hingga jam 12 siang.

Serta jam 7 malam (19.00 WIB) hingga jam 12 malam (00.00 WIB).

5. Penutupan Taman Nasional Gunung Bromo dan Gunung Semeru Diperpanjang.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger dan Semeru memperpanjang penutupan Gunung Bromo sampai dengan waktu yang tidak ditentukan. Penutupan ini menyusul pandemi Covid-19 atau virus corona.

“Balai Besar TNBTS memperpanjang penutupan seluruh kawasan taman nasional Bromo Tengger termasuk Semeru sampai ada pengumuman lebih lanjut,” ucap Kepala Balai Besar TNBTS, John Kennedie, dalam keterangan resminya; Sabtu (28/3/2020).

Dia mengatakan perpanjangan penutupan juga mengacu kepada keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tentang status kedaruratan bencana wabah virus corona.

BNPB memperpanjang masa tanggap bencana virus corona sampai 29 Mei 2020.

“Penutupan ini untuk meminimalisir dampak resiko semakin meluasnya Covid-19 di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, kawasan Gunung Bromo ditutup karena pandemi virus corona pada 18 sampai 31 Maret 2020.

Namun, keputusan itu akhirnya diperpanjang sebab wabah dari Wuhan, Tiongkok itu belum mereda.

Keputusan ini otomatis menunda pembukaan pendakian ke Gunung Semeru yang dijadwalkan April 2020.

Pendakian Gunung Semeru ditutup sejak September 2019 karena terbakar.

Penutupan Taman Nasional Gunung Bromo Diperpanjang Karena Corona

6. Hotel di Malang diminta untuk melaporkan Wisatawan.

Para wisatawan ataupun masyarakat yang sedang berkunjung di Kota Malang dan pengelola hotel dan penginapan di kota Malang diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya di pelayanan kesehatan terdekat.

Pengelola hotel dan penginapan di kota Malang diharapkan juga melakukan protokol pencegahan penyebaran virus corona dalam menerima tamu, apalagi tamu yang datang dari kawasan terjangkit covid -19.

Hal ini merupakan bentuk kebijakan dari Pemerintah Kota Malang guna menangani wabah virus corona atau Covid-19.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved