Virus Corona di Malang

PKL Terdampak Covid-19 di Kota Malang Akan Terima Santunan Senilai Rp 300 Ribu Per Bulan, Teknisnya?

Saat ini kata wali kota Malang Sutiaji kurang lebih ada 19.000 masyarakat yang akan menerima santunan berupa non tunai tersebut.

edgar
ILUSTRASI - Satu di antara Pedagang Kaki Lima yang berjualan di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/4/2019). PKL di kota Malang akanb mendapat santunan dari Pemkot selama masa penanganan virus corona 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang kini sedang melakukan pendataan untuk membagikan santunan bantuan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Malang.

Sejak penatapan Kota Malang menjadi zona merah oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuat sejumlah sektor di Kota Malang lumpuh.

Sekolah diliburkan, pelaku usaha dibatasi jam bukanya, hingga para PKL terpaksa berhenti berjualan karena sepi.

Pemkot Batu Buat Skema untuk Bantu Petani & Usaha Kecil yang Terdampak Physical Distancing Covid-19

400 Warga Binaan Lapas Lowokwaru Dibebaskan karena Faktor Corona, Lapas Sukun Bebaskan 100 Orang

Universitas Airlangga (Unair) Temukan Bakal Obat Covid-19, Ada 5 Jenis Senyawa Kuat

Untuk itu, pendataan bagi para PKL ini dilakukan mulai dari tingkat kelurahan di Kota Malang.

"Ini sedang kami data. Dan kami telah membagi sejumlah PKL ini sesuai dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu masing-masing," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (1/4).

Sutiaji menyampaikan, pembagian PKL ini dilakukan berdasarkan letak jualan dari para PKL ini.

Seperti PKL yang berada di lingkungan sekolah, yang menjadi kewajiban mendata adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Sedangkan PKL yang berjualan di pasar dan di jalan-jalan menjadi kewajiban Diskoperindag.

Dan untuk PKL di Malang Night Market menjadi kewajiban Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata untuk melakukan pendataan.

"Nanti bantuan ini tak hanya PKL, tapi warga kurang mampu dan para sopir angkot. Nanti yang bersangkutan yang mengurusi Dinas Perhubungan Kota Malang dan Dinsos-P3AP2KB," ucapnya.

Saat ini kata Sutiaji kurang lebih ada 19.000 masyarakat yang akan menerima santunan berupa non tunai tersebut.

Santunan tersebut senilai Rp 300.000 yang akan akan diberikan sebulan sekali sampai wabah virus corona ini berakhir.

"Seharusnya ini sudah bisa dicairkan. Dan sudah menjadi keharusan BKAD untuk mentransfer ke masing-masing OPD," ucapnya.

Sementara itu, untuk para PKL yang berada di sekitaran pasar dan jalan-jalan saat ini telah didata oleh Diskoperindag Kota Malang.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved