Berita Malang Hari Ini

Lapas Lowokwaru Malang Sudah Bebaskan 311 Napi Hanya Dalam 3 Hari, Bakal Bebaskan 450 Napi

Narapidana yang bebas itu terdiri dari narapidana umum dan narkoba yang mendapat vonis 5-10 tahun dan telah menjalani setengah dari masa hukumannya.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Kalapas Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Lowokwaru Malang telah membebaskan 311 narapidana sepanjang 1-3 April 2020.

Pembebasan ini menyusul keluarnya keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK/01.04.04 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 atau virus corona.

“Sampai tanggal 3 April kemarin jumlah totalnya ada 311 narapidana,” ucap Kalapas Lowokwaru Malang, Anak Agung Gde Krisna, saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2020).

Suporter Arema FC Kembali Berulah dan Berujung Denda, Aremania Jalur Gaza : Jangan Kebablasan !

Miras Oplosan Kembali Makan Korban Tewas di Kota Malang, Pria di Klojen Ditemukan Tewas di Kost

Cara Dapatkan Token Listrik Gratis Selama 3 Bulan, Bisa Diakses Via www.pln.co.id & WA 0812-2123-123

Dia menambahkan narapidana yang bebas itu terdiri dari narapidana umum dan narkoba yang mendapat vonis 5-10 tahun dan telah menjalani setengah dari masa hukumannya.

Diperkirakan sampai 7 April, ada 450 narapidana yang menjalani asimilasi.

“Kurang lebih 450 narapidana sampai 7 April yang akan diasimilasi,” terang dia.

Sampai kini, narapidana yang telah memenuhi syarat untuk bebas sebanyak 405 orang. Namun, katanya, Lapas Lowokwaru masih mendata 45 orang sisanya yang berhak memperoleh asimilasi.

“Ada 3 ribu napi yang masih harus kami screening. Kami lihat administrasinya bagaimana, kapan ditahan dan berapa lama sudah menjalani masa hukuman. Sesuai keputusan Menteri itu lah,” bebernya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menandatangani keputusan tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19 atau virus corona.

Salah satunya dengan membebaskan sekitar 35 ribu narapidana yang ditarget rampung dalam sepekan.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved