Kisah Nabi Muhammad SAW

Dada Nabi Muhammad SAW Dibelah Oleh Laki-laki Pembawa Baskom Emas Berisi Salju, saat Diasuh Halimah

Dada Nabi Muhammad SAW Dibelah Oleh Laki-laki Pembawa Baskom Emas Berisi Salju, saat Diasuh Halimah

Penulis: Eko Darmoko | Editor: eko darmoko
islam.nu.or.id
Kisah Nabi Muhammad SAW 

Permohonan ini pun dikabulkan dan Halimah membawa Muhammad kembali ke tempat tinggalnya.

Singkat cerita, setelah beberapa bulan dari Mekkah, peristiwa luar biasa dialami Muhammad ketika bermain dengan saudara-saudaranya, anak Halimah dan Harits.

Salah satu saudara itu berteriak: “Saudara Quraisy-ku (Muhammad)! Dua laki-laki bergamis putih mengambilnya, membaringkannya, dan membelah dadanya. Lalu tangan mereka mengeluarkan isi dadanya.”

Mendengar teriakan ini, Halimah dan Harits berlari menghampiri Muhammad yang saat itu sedang berdiri dan wajahnya pucat pasi.

Lalu, Halimah bertanya kepada Muhammad: “Apa yang telah terjadi padamu, anakku?”

Muhammad menjawabnya: “Dua orang berbaju putih mendatangiku, membaringkan aku dan membelah dadaku untuk mencari sesuatu yang aku sendiri tidak tahu.”

Mendengar jawaban Muhammad, Halimah dan Harits lalu memeriksa tubuh Muhammad.

Mereka tak melihat darah atau luka pada tubuh Muhammad, juga tak ada goresan pada dada Muhammad. Tubuh Muhammad terlihat sehat.

Yang mereka temukan di tubuh Muhammad, tepatnya di bagian punggung, hanya gambaran tak biasa di antara kedua punggungnya; satu tanda berbentuk oval, kecil tapi jelas, namun tanda itu telah ada sejak lahir.

Selanjutnya, bertahun-tahun kemudian, Muhammad mampu menceritakan kejadian itu dengan lebih jelas dan lengkap:

“Ada dua laki-laki datang kepadaku, berbaju putih, dengan sebuah baskom emas yang penuh dengan salju. Setelah itu, mereka membaringkan tubuhku dan membelah dadaku, kemudian mengambil jantungku.”

“Tampaknya, mereka membuka dan mengambil segumpal darah hitamdari jantungku serta membuangnya. Lantas, mereka mencuci jantungku dan isi dadaku dengan salju itu.” Tulis Martin Lings mengutip Ibn Sa’d, rujukannya adalah edisi Leyden dari Kitab at-Thabaqat al-Khabir oleh Muhammad Ibn Sa’d.

Buku biografi Nabi Muhammad SAW karya Muhammad Husain Haekal (kiri) dan Martin Lings (kanan).
Buku biografi Nabi Muhammad SAW karya Muhammad Husain Haekal (kiri) dan Martin Lings (kanan). (SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko)

Pernikahan Abdullah dan Aminah Hingga Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW, nabi terakhir yang diutus Allah SWT ke dunia untuk menyempurnakan ajaran agama Islam.

Muhammad diutus untuk menyampaikan risalah sekaligus kabar baik kepada seluruh manusia.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved