Virus Corona di Malang

UB Kurangi Jumlah Komputer Saat UTBK SBMPTN, Patuhi Protokol Kesehatan Pandemi Covid-19

Jika tidak ada pandemi, UB sudah berencana menggunakan 2000 komputer. Alasan dikurangi jumlahnya karena harus memberi jarak bagi peserta.

ub
ILUSTRASI - Dokumentasi UTBK yang dilaksanakan di Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM,MALANG - Universitas Brawijaya (UB), sebagai pusat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan mengurang jumlah komputer dalam pelaksanaan UTBK nanti.

Pengurangan fasilitas komputer sebagai konsekuensi dari penerapan protokol kesehatan di masa pendemi Covid-19.

Pendaftaran UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) akan tetap dilaksanakan pada 2-20 Juni 2020.

Hal ini karena hasilnya dinantikan para rektor PTN untuk mengisi kuota calon mahasiswa baru (camaba) dan bisa dipakai nilai UTBK nya untuk sejumlah PTN di jalur mandiri.

UTBK dalam pelaksanaannya nanti akan diatur dengan memenuhi protokol kesehatan saat pandemi Covid-19.

Dijelaskan Hery Prawoto, Kabag Akademik Universitas Brawijaya (UB), sebagai pusat UTBK, maka akan ada pengurangan jumlah komputer saat pelaksanaan ujian.

Rencananya UTBK dilaksanakan pada 5-12 Juli 2020.

"Untuk UB akan menggunakan 1090 komputer dan menggunakan 56 ruang untuk UTBK," jelas Hery pada suryamalang.com, Senin (1/6/2020).

Dikatakan, jika tidak ada pandemi, UB sudah berencana menggunakan 2000 komputer.

Alasan dikurangi jumlahnya karena harus memberi jarak bagi peserta agar tidak berdekatan.

Hal ini konsekuensinya adalah terjadi pengurangan pada jumlah komputer yang dipakai.

Dalam sehari, dijelaskan, UTBK SBMPTN dilaksanakan empat sesi. Namun khusus hari Jumat hanya dua sesi.
Sedang untuk pemilihan lokasi UTBK dikatakan, sebenarnya peserta tidak bisa memilih lokasi.

"Tapi dari LTMPT yang menentukan sesuai dengan lokasi rumah berdasarkan alamat siswa. Sehingga kemungkinan yang lintas kota adalah yang daftar belakangan karena kuota sudah penuh," kata Heri.

Sementara Dr M Yunus, Ketua Panitia SBMPTN Universitas Negeri Malang (UM) dikonfirmasi terpisah menyatakan untuk pengggunakan komputer di pusat UTBK UM masih dikoordinasikan dengan pergutuan tinggi mitra.

"Karena harus menyesuaikan pada protokol kesehatan," papar Yunus.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved