Breaking News:

Virus Corona di Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Jadikan Mal Pelayanan Publik Sebagai Tempat Isolasi OTG

Pemkab Sidoarjo memanfaatkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk tempat isolasi OTG

Penulis: M Taufik | Editor: isy
m taufik/suryamalaang.com
Kondisi Mal Pelayanan Publik Sidoarjo, Kamis (4/6/2020). Gedung ini bakal difungsikan untuk tempat isolasi OTG yang positif corona di Sidoarjo 

SURYAMALANG.COM | SIDOARJO - Rencana Pemkab Sidoarjo memanfaatkan hotel untuk tempat isolasi OTG (orang tanpa gejala) yang positif corona terbilang gagal. Dari lima hotel yang hendak dipakai, hanya satu yang deal. Itupun cuma hotel dengan kapasitas 58 kamar.

"Setelah melalui serangkaian pembahasan dan pertimbangan, kita putuskan memanfaatkan Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk tempat isolasi," kata Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Kamis (4/6/2020).

Sekarang ini pemerintah sedang menyiapkan beberapa perlengkapan di gedung pelayanan yang ada di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo tersebut. Direncanakan, Senin atau Selasa besok, OTG mulai dimasukkan ke sana.

"Selama karantina, mereka terus diawasi. Kebutuhan makan dan sebagainya juga dicukupi oleh pemerintah," lanjut Cak Nur, panggilan Nur Ahmad Syaifuddin.

Data di Gugus Tugas menyebut, sekarang ini ada 122 OTG berstatus pisitif covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Tentu kondisi tersebut menghawatirkan, jika sewaktu-waktu mereka keluar.

Karenanya, sejak beberapa waktu lalu dipikirkan untuk tempat isolasi bagi mereka.

MPP sendiri kapasitasnya hanya sekitar 129 orang untuk isolasi.

Artinya, jika 122 OTG langsung dimasukkan ke sana semua, pemerintah pun harus memikirkan tempat lain untuk mengantisipasi jumlah OTG yang juga terus bertambah.

Di sisi lain, pemerintah juga sedang pusing memikirkan tempat perawatan isolasi pasien di rumah sakit rujukan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved