Virus Corona di Malang

Pandemi Covid -19 Membuat Pengusaha Keripik Singkong di Malang Kebanjiran Bahan Baku

Agar usahanya kri[ik singkong tetap eksis. Salah satunya upaya diulakukan dengan memperluas pemasaran produk hingga menembus pasar retail modern.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Karyawan Keripik Lumba-Lumba mengupas bahan baku singkong dengan menerapkan protokol kesehatan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wabah COVID-19 membuat ketersediaan bahan baku singkong melimpah, kondisi tersebut dianggap sebagai berkah bagi pengusaha Keripik Lumba-Lumba di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

"Kami tidak merasa kesulitan bahan baku singkong saat wabah sekarang ini. Malah melimpah, mungkin karena konsumsi singkong lagi sedikit," ujar pemilik usaha Keripik Lumba-Lumba, Sucipto saat ditemui baru-baru ini.

Melimpahnya bahan baku singkong, membuat usaha keripik singkong yang dirintis oleh Sucipto masih tetap eksis di saat pandemi.

"Walaupun ada situasi COVID-19 memang ada penurunan sedikit, cuman gak begitu signifikan," beber pria berkumis ini.

Selama pandemi COVID-19 melanda, Sucipto rutin memberikan bantuan sembako kepada 103 karyawan yang bekerja memproduksi keripik singkong.

Pemberian sembako itu juga diberikan saat menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Perusahaan itu harus berbagi, agar karyawan merasa nyaman, jadi malah berkah untuk karyawan," tutur pria yang mengaku merintis usaha keripik singkong dari bawah itu.

Cara lain juga diterapkan Sucipto agar usahanya tetap eksis. Salah satunya, dengan memperluas pemasaran produk hingga menembus pasar retail modern.

"Kan masih ada permintaan dari retail modern seperti Indomaret," ungkap Sucipto.

Sucipto juga mewajibkan para karyawannya agar selalu menerapkan protokol kesehatan saat bekerja.

Seperti memakai masker, jaga jarak dan jaga kebersihan. Kebijakan itu wajib dipatuhi karyawan dari bagian pengupas singkong hingga bagian kemasan produk.

"Syukurlah karyawan tidak ada yang dirumahkan, bekerja seperti biasa. Dulu sebelum covid, karyawan bekerja sampai sore, sekarang Dhuhur sudah selesai," terang Sucipto.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved