Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Berita Malang Hari Ini 20 Juni 2020 Populer: Apresiasi Protokol & Kronologi Gadis Disetubuhi Ayahnya

Berikut berita Malang hari ini 20 Juni 2020 salah satunya tentang kronologi dan kondisi terkini gadis belia yang disetubuhi ayahnya selama 6 tahun

kolase suryamalang.com
Berita Malang 20 Juni 2020 

Sedangkan putri kandungnya masih tergolong sebagai anak di bawah umur.

Paur Humas Polres Rohul Ipda Ferry Fadly saat dikonfirmasi Kompas.com mengatakan, pelaku saat ini telah diamankan.

"Pelaku ditangkap dan saat ini menjalani proses pemeriksaan di Polsek Kunto Darussalam," kata Ferry melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/6/2020) sore.

Ia mengatakan, pelaku mencabuli anak kandungnya yang berusia 11 tahun pada Kamis (4/6/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Pelaku awalnya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk."

"Setelah itu, pelaku masuk ke dalam kamar dan langsung mencabuli anaknya," kata Ferry.

Pada saat mencabuli korban, sambung dia, istri pelaku sedang tidur.

Namun, sang istri terbangun dan tersentak mendengar aksi bejat suaminya.

Istri selaku pelapor dalam kasus ini juga sempat mendengar pelaku menyuruh korban untuk memasang kembali bajunya.

"Pelaku menyuruh anaknya pasang baju supaya jangan sampai ketahuan sama istrinya," sebut Ferry.

Ancam istri

Keesokan harinya, kata dia, pelaku bangun dari tidur dan mengancam istrinya agar tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

"Pelaku mengancam membunuh istrinya jika perbuatannya diceritakan sama orang."

"Setelah itu pelapor (istri) mau dicekik sama pelaku," kata Ferry.

Fery menyebutkan, pada Selasa (9/6/2020), ibu kandung korban mendatangi Polsek Kunto Darussalam untuk melaporkan suaminya.

Sang istri tidak terima suaminya mencabuli anak kandungnya.

"Setelah mendapatkan laporan, petugas melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan korban dan saksi-saksi."

"Selanjutnya, pelaku berhasil diamankan di rumahnya," pungkas Ferry.

 2. Apresiasi pemenuhan protokol, Panglima TNI dan Kapolri kunjungi mall tangguh Semeru Transmart Malang.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis kunjungi Mall Transmart Malang, Jumat (19/6/2020).

Seperti yang diketahui sebelumnya, Mall Transmart Malang belum lama ini dikukuhkan sebagai Mall Tangguh Semeru, oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Inf. Tommy Anderson.

Program Mall Tangguh Semeru sendiri merupakan bagian dari instruksi langsung Kapolda Jawa Timur.

Dalam kegiatan peninjauan yang berlangsung sekitar 15 menit, Panglima TNI dan Kapolri juga didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol M Fadil Imran

Sebelum masuk ke dalam mall, Panglima TNI, Kapolri beserta Gubernur Jatim wajib melaksanakan protokol kesehatan. Yaitu wajib mencuci tangan, mengisi buku tamu, wajib memakai masker, dan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Setelah itu, mereka langsung meninjau ruang isolasi yang disediakan oleh pihak pengelola mall.

Kemudian mereka juga meninjau berbagai tenant yang ada di dalam mall.

Di mana tenant yang berada di dalam area Mall Tangguh Semeru wajib mematuhi protokol kesehatan.

Yaitu para pegawai tenant telah dilengkapi dengan face shield dan untuk meja makannya telah dipasangi sekat atau tirai dari plastik.

Bahkan Marsekal Hadi Tjahjanto sendiri sempat berbincang dengan salah satu pengunjung yang sedang makan di dalam mall.

Dirinya menanyakan kepada pengunjung tersebut, bagaimana makannya dengan suasana seperti ini.

Pengunjung tersebut menjawab, nyaman nyaman saja dan tidak terganggu sama sekali dengan adanya sekat tersebut.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi pihak manajemen mall yang telah melakukan program Mall Tangguh Semeru secara baik dan benar.

"Kami lihat bahwa ini telah sesuai. Tadi kami juga melihat masyarakat yang akan masuk ke mall wajib dilakukan pemeriksaan suhu tubuh. Bila ada yang memiliki suhu tubuh di atas 37,3 derajat, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun yang dibawah 37,3 derajat diperbolehkan masuk dengan tetap harus melakukan cuci tangan dan memakai masker," ujarnya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Dirinya pun juga menjelaskan bahwa di dalam mall, terdapat anggota TNI Polri yang bertugas mengawasi.

"Jadi di dalam mall pun juga ada anggota TNI Polri termasuk pihak pengelola mall memantau lewat cctv. Gunanya bila ada pengunjung yang bergerombol, maka akan diingatkan. Dan tadi saya lihat juga standar untuk pengunjung telah memenuhi syarat. Karena telah diberi oleh sekat dari plastik," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan agar apa yang dilakukan pihak manajemen mall dalam hal protokol kesehatan tersebut untuk terus dijalankan.

"Sampai berapa lama, ya sampai ketemu obatnya (Covid 19). Bila belum ada, ya terus dilaksanakan," tandasnya.

3. Vokasi UMM Siapkan Prodi Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata.

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) akan segera membuka pendidikan vokasi dengan Prodi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata.

Prodi ini akan menyusul didirikannya Prodi Asian Halal Culinary, Prodi Baking and Pastry, Prodi Nutrasetikal. Kampus untuk prodi-prodi vokasi akan dibangunkan di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang seluas 13,5 hektare.

Di Malang, perguruan tinggi yang memiliki prodi Perhotelan (tanpa pariwisata) ada di Universitas Merdeka (Unmer) dengan jenjang D3 dan di vokasi UB Manajemen Perhotelan jenjang D4.

"Kurikulum Prodi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata UMM dirancang khusus untuk menyiapkan lulusan prodi ini dalam bersaing di dunia kerja," jelas Dr Tulus Winarsunu MSi, Direktur Direktorat Pendidikan Vokasi dan Pelatihan UMM, Kamis (18/6/2020).

Ini disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) secara daring.

Dijelaskan, di prodi itu akan dilengkapi dengan berbagai macam pelatihan dalam bidang pariwisata dan perhotelan.

Mahasiswanya nanti juga akan dilengkapi dengan keterampilan terkait pariwisata dan perhotelan.

Juga magang di beberapa perusahaan BUMN baik dalam sisi wisata maupun dalam sisi perhotelan.

Dikatakan, Prodi Manajemen Perhotelan dan Pariwisata dirancang khusus untuk menyiapkan lulusannya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan praktis di bidang pariwisata dan perhotelan.

Selain itu, mereka mampu membuat perencanaan strategis dalam pengembangan pariwisata dan perhotelan berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan wisata alam yang sangat potensial.

Sehingga dalam bisnis bisnis pariwisata dan perhotelan membutuhkan sumber daya manusia di bidang tersebut.

Pemerintah sendiri mengembangkan destinasi wisata di berbagai daerah.

Hadir di FGD itu, Staf Ahli Bidang Inovasi dan Daya Saing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI) Ananto Kusuma Seta, PhD dan Sekretaris Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia Jawa Timur (BPD PHRI Jatim) Sugito Adhi.

Juga ada perwakilan stakeholder yang telah bekerjama dalam pendirian prodi ini, yakni dari Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya diwakili oleh Trety Kusumawardani, Hotel Novotel Samator diwakili oleh Ibu Luciana Tania, Hotel Rayz diwakili oleh Richard Turpyn dan dari ASITA Malang diwakili oleh Muhammad Ansyori.

4. Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko panen kopi di TPU Nasrani, Kecamatan Sukun.

Sofyan Edi Jarwoko mengambil satu per satu biji kopi jenis robusta yang telah berwarna merah tua tersebut.

Total ada sekitar 2 kilogram (Kg) biji kopi yang dipanen dan diolah langsung di lokasi.

"Adanya pohon kopi di areal makam ini dapat menjadi destinasi wisata baru, yaitu destinasi wisata petik kopi di tengah Kota Malang."

"Apalagi pengelolaannya telah dikelola secara baik oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Koeboeran Londo," ujar Sofyan Edi Jarwoko kepada SURYAMALANG.COM.

Sofyan Edi mengakui hasil kopi yang ditanam di TPU Sukun ini memiliki cita rasa khas.

"Aroma atau tastenya sangat nendang, dapat dikonsumsi kapan saja, dan cocok sebagai teman makan pisang atau ketela goreng."

"Saya yakin kopi yang dikemas menjadi kopi bubuk dan dinamakan Kopi Tulang ini depannya akan semakin berkembang," bebernya.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Pemakaman Umum Dinas Lingkungan Hidup (UPT PPU DLH) Kota Malang, Taqruni Akbar mengungkapkan Kopi Tulang ini dapat menjadi penunjang potensi wisata TPU Sukun

"Ini menambah nilai historis dari lokasi TPU Sukun. Kopi ini dapat menjadi oleh-oleh bagi para pengunjung."

"Selain itu akan dapat bermanfaat secara ekonomi. Sebab hasi keuntungan kopi, sepenuhnya masuk ke Pokdarwis," tandasnya.

(Kukuh Kurniawan/Sylvianita Widyawati/Ratih Fardiyah/SURYAMALANG)

Penulis: Ratih Fardiyah
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved