Breaking News:

Pilwali Blitar 2020

Anggaran Belum Cair, KPU Minta Bantuan APD ke Pemkot untuk Verifikasi Faktual Pilwali Blitar 2020

KPU Kota Blitar meminta bantuan APD ke Pemkot untuk kebutuhan pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan calon independen Pilwali Blitar 2020

SURYAMALANG.COM/HUMAS UMM
Ilustrasi - Baju APD 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - KPU Kota Blitar meminta bantuan alat pelindung diri (APD) ke Pemkot untuk kebutuhan pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan calon independen Pilwali Blitar 2020 di masa pandemi Covid-19. KPU belum bisa melakukan pengadaan sendiri APD karena usulan penambahan anggaran ke KPU RI belum turun.

Padahal, pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan calon independen itu rencananya dimulai 24 Juni 2020.

"Sementara, kami minta bantuan APD ke Pemkot untuk pelaksanaan tahapan verifikasi faktual dukungan mulai 24 Juni 2020 ini," kata Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Senin (22/6/2020).

Umam mengatakan KPU meminta bantuan APD berupa masker, face shield, dan hand sanitizer ke Pemkot Blitar.

Sejumlah APD itu akan dipakai petugas yang melakukan verifikasi faktual di lapangan.

"Khusus untuk pelaksanaan verifikasi faktual, kami mengusulkan bantuan 500 masker, 100 face shield, dan hand sanitizer," katanya.

Dikatakannya, anggaran pengadaan APD dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 sudah dipastikan menggunakan dana APBN.

KPU bisa melakukan pengadaan sendiri APD menggunakan dana dari pemerintah pusat.

"Hasil rakor, KPU boleh mengadakan APD menggunakan dana APBN. Kalau dana hibah dari Pemkot Blitar tidak boleh dipakai pengadaan APD," ujarnya.

Umam memperkirakan anggaran pengadaan APD dari pemerintah pusat cair dalam pekan ini.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved