Virus Corona di Malang
Sambut New Normal, Lapas Lowokwaru Malang Persiapkan Ruang Kunjungan dengan Prokotol Kesehatan
Lapas Lowokwaru Malang kini mulai mempersiapkan diri dalam rangka menyambut tatanan hidup baru atau New Normal Life
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - Lapas Lowokwaru Malang kini mulai mempersiapkan diri dalam rangka menyambut tatanan hidup baru atau New Normal Life. Persiapan tersebut dilakukan dengan mulai mempersiapkan ruang kunjungan warga binaan sesuai dengan protokol kesehatan.
Lapas Lowokwaru Malang memberikan sekat dan pembatas kepada pengunjung dan warga binaan. Pembatas tersebut terbuat dari mika yang telah didesain sedemikian rupa dengan memperhatikan protokol kesehatan.
Meski demikian, ruang kunjungan hingga sampai saat ini masih belum dibuka untuk besuk. Dikarenakan, Lapas Lowokwaru Malang masih menunggu perintah langsung dari Kemenkumham.
"Saat ini masih belum ada jam besuk. Kami hanya mempersiapkan saja. Kalau ada perintah dari pusat, baru kita buka kunjungan," ucap Kepala Lapas Lowokwaru Malang, Anak Agung Gede Krisna, Selasa (23/6).
Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan oleh masyarakat apabila ruang kunjungan tersebut mulai dibuka.
Syarat utamanya ialah, pengunjung harus mendaftarkan dulu namanya melalui aplikasi Abdi L'Sima.
Setelah itu, mereka harus menjalani pemeriksaan sesuai protokol kesehatan terlebih dahulu sebelum memasuki ruang kunjungan.
Jam besuk pun dibatasi hanya 20 menit per orang.
Begitu juga dengan hari kunjungan, di mana per orang hanya dijatah 14 hari sekali untuk berkunjung.
Hal tersebut dilakukan, karena ruang kunjungan hanya tersedia 44 orang yang dibagi seperti bilik dengan pembatas mika.
"Maka dari itu. Kami masih menunggu perintah dari pusat. Setelah itu ya baru kami uji coba apakah memenuhi syarat dari tim kesehatan," ucapnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur, Krismono mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh Lapas Lowokwaru Malang.
Menurutnya, ruang kunjungan yang telah disesuaikan dengan protokol kesehatan ini bisa ditiru oleh lapas-lapas lain yang ada di Jawa Timur.
"Dalam menyambut New Normal, lapas juga harus mulai mempersiapkan diri terutama dalam hal pelayanan. Bagi saya, inovasi ini sangat bagus sekali," ucapnya.
Dengan adanya ruang kunjungan yang telah menerapkan protokol kesehatan tersebut diharapkan oleh Krismono warga binaan tidak terpapar oleh Covid-19.
Untuk itu, pihaknya kini hanya tinggal menunggu arahan dari pusat berkaitan dengan syarat dan ketentuan ketika kunjungan mulai diberlakukan.
"Yang pasti, yang diperbolehkan menjenguk warga binaan hanya keluarga inti. Sembari menunggu. Jam besuk biar dilakukan melalui video call yang telah kami siapkan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/lapas-lowokwaru-malang-new-normal.jpg)