Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Malang, Sanusi Sarankan Simpan ASI di Botol

Pemkab Malang bertekad menurunkan angka prevalensi stunting. Angka stunting di Kabupaten Malang​ mencapai 12,6 persen pada tahun 2019.

Humas Pemkab Malang
Peringatan Hari Keluarga Nasional di Pendapa Panji Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (2/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkab Malang bertekad menurunkan angka prevalensi stunting.

Angka stunting di Kabupaten Malang​ mencapai 12,6 persen pada tahun 2019.

“Kami berharap bisa turun lagi minimal 11 persen,” ujar Muhammad Sanusi, Bupati Malang, kepada SURYAMALANG.CONKamis (2/7/2020).

Sanusi yakin kunci sukses menekan angka stunting bisa dilakukan dengan cara yang mudah meski sedang pandemi COVID-19.

“Pada new normal life ini kita wajib menerapkan pola hidup bersih dan sehat juga konsumsi makanan yang bergizi menjadi kuncinya,” beber pengusaha tebu asal Gondanglegi itu.

Kampanye pemberian ASI bagi anak harus dimaksimalkan kepada masyarakat.

“Saat ini teknologi sudah serba modern. Kalaupun tidak bisa menyusui langsung bisa menggunakan botol. Jadi yang dikonsumsi anak itu tetap air susu ibu. Jadi anak tetap terpenuhi kebuhan gizinya dan bagi ibu yang bekerja juga tetap bisa beraktifitas seperti biasa tanpa khawatir anaknya kelaparan,” pesannya.

Pemkab Malang juga menggelontor bantuan kepada kader KB dan anak yatim piatu.

Bantuan yang diberikan meliputi Genre Kit, PKBM kit, almari dan santunan kepada anak yatim piatu.

"Keluarga unit terkecil dalam masyarakat. Sehingga memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan dalam keluarga itu," terang Sanusi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved