Breaking News:

Pilwali Blitar 2020

Pencairan Tahap 2 Anggaran Pilwali Blitar 2020, KPU Kota Blitar Rp 9,6 M dan Bawaslu Rp 3,4 M

Pemkot Blitar sudah melakukan pencairan tahap dua anggaran pelaksanaan Pilwali Blitar 2020 ke KPU dan Bawaslu Kota Blitar

samsul hadi/suryamalang.com
Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes. 

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Pemkot Blitar sudah melakukan pencairan tahap dua anggaran pelaksanaan Pilwali Blitar 2020 ke KPU dan Bawaslu Kota Blitar. Pencairan tahap dua anggaran Pilwali Blitar 2020 dilakukan pada 9 Juli 2020 lalu.

"Sesuai petunjuk pemerintah pusat, pencairan anggaran tahap kedua paling lambat lima bulan sebelum pelaksanaan Pilwali Blitar 2020," kata Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes, Rabu (15/7/2020).

Widodo mengatakan sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), Pemkot Blitar mengalokasikan anggaran pelaksanaan Pilwali Blitar 2020 sebesar Rp 16 miliar untuk KPU dan Rp 5,6 miliar untuk Bawaslu. Pada tahap pertama, Pemkot Blitar mencairkan anggaran sekitar 40 persen kepada KPU dan Bawaslu.

"Pada pencairan tahap pertama, KPU mendapat alokasi Rp 6,4 miliar dan Bawaslu mendapat Rp 2,2 miliar. Selebihnya kami berikan saat pencairan tahap dua," ujarnya.

Dikatakannya, pada pencarian tahap dua ini, KPU menerima alokasi anggaran Rp 9,6 miliar, sedang Bawaslu mendapat alokasi anggaran Rp 3,4 miliar.

"Dengan pencairan tahap dua, berarti Pemkot sudah merealisasikan 100 persen anggaran pelaksanaan Pilwali kepada KPU dan Bawaslu," katanya.

Menurut Widodo, Pemkot Blitar tidak ada kendala dalam merealisasikan anggaran untuk pelaksanaan Pilwali Blitar 2020.

Sebab, Pemkot Blitar tidak melakukan realokasi dan refocusing anggaran Pilwali untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Kemarin, khusus anggaran Pilwali, kami tidak melakukan realokasi dan refocusing untuk penanganan Covid-19," katanya.

Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam, mengatakan dana hibah pelaksanaan Pilwali dari Pemkot Blitar sudah dicairkan 100 persen.

Total dana hibah untuk pelaksanaan Pilwali yang diberikan Pemkot Blitar ke KPU sebesar Rp 16 miliar.

"Anggarannya sudah dicairkan 100 persen. Anggaran itu pelaksanaan Pilwali 2020 sampai proses pemungutan suara," katanya.

Dikatakannya, saat terjadi pandemi Covid-19, sesuai instruksi KPU RI, KPU Kota Blitar juga melakukan efisiensi terhadap anggaran Pilwali yang sudah dicairkan pada tahap pertama.

Hasil efisiensi, KPU Kota Blitar memangkas sejumlah anggaran kegiatan yang nilainya mencapai Rp 1 miliar.

"Pemkot Blitar tetap memberikan anggaran hasil efisiensi sebesar Rp 1 miliar ke KPU. Tapi, khusus untuk penggunaan anggaran hasil efisiensi sebesar Rp 1 miliar, kami masih menunggu pembahasan lebih lanjut," ujar Umam.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved