Berita Malang Hari Ini
Berita Malang Hari Ini 16 Juli 2020 Populer: Terbakarnya Candi Ganter & Aplikasi Baru Wadul Polisi
Berita Malang hari ini Kamis 16 Juli 2020 populer diantaranya aplikasi baru Wadul Polisi yang dibuat Polresta Malang.
Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Adrianus Adhi
"Saat itu saya dapat pesan singkat kalau area Candi Ganter di Desa Tulungrejo terbakar. Saat mau ke sana sudah padam apinya," kata Mulyadi.
Mulyadi juga tidak mengetahui siapa dalang di balik peristiwa kebakaran itu.
"Tidak tahu saya penyebabnya," ungkap Mulyadi.
Pihaknya juga memiliki rencana melaporkan peristiwa kebakaran itu ke pihak kepolisian.
"Karena kejadian ya kami melaporkan ke polisi," terang Mulyadi.
Akibat kejadian itu, kerusakan yang terjadi mencapai 50 persen.
"Yang terbakar seperti gazebo, panggung, terop dan kursi-kursi. Padahal itu untuk kegiatan launching," jelasnya.
Pihaknya Pemerintah Desa Tulungrejo masih melakukan musyawarah terkait pembukaan candi yang baru saja ditemukan oleh warga itu.
"Nanti akan kami renovasi, karena tetap kami akan jadikan destinasi wisata desa," terangnya.
Mulyadi geram dengan peristiwa kebakaran itu, padahal jika Candi Ganter jadi tempat pariwisata, malah akan berdampak positif.
"Ini sejatinya bisa menambah pendapatan masyarakat desa. Karena bisa berdagang di sekitar area candi," beber Mulyadi.
3. Pemkab Malang menjalin kerja sama dengan BTNBTS untuk infrastruktur jalan ke Gunung Bromo.

Pemkab Malang sepakat menjalin kerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Kerja sama berupa pembangunan infrastruktur jalan, Rabu (15/7/2020).
Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie, ingin pembangunan akses jalan tersebut bisa mempermudah mobilitas warga Desa Ngadas dan masyarakat Suku Tengger. Pembangunan jalan tersebut juga digadang-gadang memberi manfaat daerah lain, dalam segi aksesibilitas.
"Ini sebagai kerja sama pertama di antara tiga daerah lain yang juga membawahi wilayah administratif TNBTS. Seperti halnya Kabupaten Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo," ungkap John.