Pilkada Malang 2020
dr Umar Usman Semakin Dekat Maju Jadi Calon Bupati Pilkada Malang 2020 Lewat PKB
Kepastian dr Umar Usman melaju sebagai Calon Bupati Pilkada Malang 2020 semakin mendekati kenyataan
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - Kepastian dr Umar Usman melaju sebagai Calon Bupati Pilkada Malang 2020 semakin mendekati kenyataan. Bahkan, DPC PKB Kabupaten Malang mengonfirmasi persentase pencalonan tersebut kini mencapai 99 persen.
"Tetap dr Umar persentasenya sudah 99 persen, 1 persennya masih menunggu," tutur Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, Muslimin ketika ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (16/7/2020).
Meski telah mendapat sinyal kuat, dr Umar Usman ternyata hingga kini masih belum mendapat rekomendasi dari DPP PKB.
"Surat tugas sudah untuk melakukan komunikasi dengan partai lain memang berakhir dan dikembalikan ke sana DPP," ungkap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Malang ini.
Belum diberikannya rekomendasi itu terkesan lama dari pada kubu petahana, Sanusi-Didik yang sudah lebih dulu menyatakan ikut serta dalam Pilkada Malang 2020.
"Partai lain saja ada yang belum kasih rekom, ya kami masih melihat-lihat dulu," ujarnya sembari tertawa.
Muslimin lagi-lagi menerangkan, pihaknya masih terus berkomunikasi dengan partai lain, termasuk, Golkar dan Gerindra.
"Untuk N2 (Calon Wakil Bupati Malang) sedang komunikasi denga partai lain. Bisa jadi dari Golkar. Lalu dengan Herindra tetap komunikasi, sebelum janur melengkung tetap komunikasi," beber Muslimin.
Terkait rumor dr Umar Usman akan berpasangan dengan Miskat, Muslimin menyerahkan sepenuhnya kepada Partai Golkar.
Miskat adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang asal Partai Golkar.
"Dulu kan pak Siadi yang diberi rekomendasi. Tidak tahu dari Golkar seperti apa. Kita pasrahkan saja," ucap Muslimin.
Muslimin menilai, Miskat adalah sosok yang baik selama bersama-sama menjabat di kursi dewan rakyat.
"Melihat sosok pak Miskat baik. Sudah jadi kepala desa berapa kali itu, istrinya juga jadi kepala desa. Kalau gak baik ya gak jadi. Artinya punya moda elektabilitas yang baik," tutur Muslimin.
Mencuatnya nama Miskat sebagai pendamping dr Umar, ternyata sebagai opsi alternatif.
"Itu alternatif saja," jelasnya singkat.