Breaking News:

Berita Gresik Hari Ini

Motif Pria Bunuh Diri Terjun dari Jembatan Sembayat Gresik Terbuka, Padahal Sang Istri Sedang Sakit

Saat ini, sang istri sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dia dirawat di salah satu rumah sakit beberapa hari ini sebelum suaminya bunuh diri

SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Jasad Farid saat dievakuasi petugas, Sabtu (25/7/2020). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Motif yang melatarbelakangi aksi bunuh diri seorang pria di Gresik dengan melompat ke sungai Bengawan Solo terungkap setelah identitasnya diketahui dan ada pe njelasan dari pihak keluarga.

Identitas pria yang terjun dari atas Jembatan Sembayat diketahui bernama Ahmad Farid berusia 44 tahun.

Korban tercatat sebagai warga Dusun Sidofajar RT 12 / RW 06, Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Gresik.

Motif bunuh diri pria ini diduga karena tidak memiliki pekerjaan.

Ia disebut sudah hampir setengah tahun menganggur.

Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Ekwan menyebut dugaan motif bunuh diri itu berdasarkan hasil keterangan sejumlah keluarga korban. 

"Dia sudah tidak bekerja, sudah 5 bulan, keterangan dari adik iparnya itu. Sementara seperti itu," ucapnya, Sabtu (25/7/2020).

Ditemui di tempat pemulasaran jenazah RSUD Ibnu Sina, Ekwan memastikan bahwa korban tidak positif covid-19.

Kendati, petugas mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap saat membawa jasad korban dari posko SAR di Dusun Ngaren, Desa Sungonlegowo, Kecamatan Bungah menuju RSUD Ibnu Sina.

Korban diduga depresi berat, karena tidak memiliki pekerjaan dan istrinya sedang sakit.

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved