Berita Gresik Hari Ini
Netizen di Gresik Sisihkan Uang Beli Mobil Ambulance untuk Bantu Warga Panceng
Kini sebuah mobil Daihatsu Grand Max warna putih yang dimodifikasi menjadi mobil ambulance siap dioperasikan untuk membantu warga secara gratis.
Penulis : Willy Abraham , Editor : Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, GRESIK – Netizen atau warganet asal Gresik yang satu ini menunjukkan kontribusi nyata.
Bukan hanya membantu masyarakat melalui media sosial facebook di dunia maya, Didik Sihabul Milah memberikan kontribusi membantu di dunia nyata.
Melalui kelompok netizen Kabar Panceng ia menumpulkan dana untuk membeli mobil ambulance.
Kini sebuah mobil Daihatsu Grand Max warna putih yang dimodifikasi menjadi mobil ambulance siap dioperasikan untuk membantu warga secara gratis.
Didik Sihabul Milah selaku Admin grup facebook Kabar Panceng, pengadaan mobil ambulance itu berawal dari rasa prihatin banyak warga di wilayah Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik yang kesusahan mendapatkan mobil ambulance ketika berobat.
Apalagi jarak rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap berada di wilayah perkotaan. Seperti RSUD Ibnu Sina yang ada di Kebomas.
Apalagi wilayah Kecamatan Panceng berada di perbatasan Gresik utara berbatasan langsung dengan Kabupaten Lamongan.
Puluhan kilometer jarak yang harus ditempuh warga di Panceng untuk berobat ke wilayah kota Gresik.
Dia menerima banyak keluhan baik melalui aplikasi facebook atau chat pribadi warga yang kesulitan transportasi untuk berobat ke rumah sakit karna keterbatasan biaya.
Pria yang bekerja sebagai pengusaha ini terketuk pintu hatinya.
Ia rela menabung hampir satu tahun lebih. Setelah uang tabungannya terkumpul, ia akhirnya membeli sebuah mobil.
Meski dibeli secara kredit, tidak mengurangi rasa sosialnya untuk membantu masyarakat.
Pria berusia 35 tahun memberi nama mobil ambulance itu Memanusiakan Manusia, agar lebih mudah dikenali warga.
“Mobil memanusiakan manusia ini adalah program untuk menanggulangi masalah masyarakat yang kesulitan untuk biaya transportasi ke rumah sakit, dengan adanya mobil ini semoga permasalahan masyarakat tentang transportasi ke rumah sakit bisa teratasi,” ucap Didik, Sabtu (19/9/2020).
Mobil tersebut dipromosikan melalui media sosial, kemudian ia mendatangi kantor desa di Kecamatan Panceng untuk mensosialisasikan bahwa mobil ambulance miliknya gratis untuk warga, tanpa dipungut biaya sopir atau bahan bakar.
“Kami juga sudah memperkenalkan armada ambulance keseluruh kepala desa sekecamatan panceng, armada ambulance gratis untuk masyarakat, armada ambulance gratis ini bisa di pergunakan bagi kebutuhan mengantar warga ke rumah sakit,” pungkasnya.
Ambulance Memanusiakan Manusia kini bisa di pergunakan bagi kebutuhan warga 14 desa yang ada di kecamatan Panceng bagi kebutuhan warga ke rumah sakit.