Breaking News:

Pilkada Malang 2020

Jalan Panjang Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN Pemkab Jelang Pilkada Malang 2020

Bawaslu Kabupaten Malang belum memberikan keputusan terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin
Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sejak 7 Oktober 2020, Bawaslu Kabupaten Malang belum memberikan keputusan terkait dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Malang yang dilakukan Slamet Suyono.

Terbaru, Slamet diketahui tak penuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Malang guna dimintai keterangan.

"Kami mendapat informasi dari Klinik Modern Poncokusomo bahsanya Slamet kini harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari," terang Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Malang, George da Silva, di Kantor Bawaslu Kabupaten Malang ketika dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2020).

George menambahkan, tidak ada keterangan Slamet menjalani isolasi karena terkena Covid-19.

"Keterangan dia sakit apa tidak ada.  Hanya saja ada keterangan isolasi mandiri 14 hari. Namun, tak disebutkan tentang COVID-19. Karena di surat pernyataannya hanya isolasi mandiri," jelas George.

Kata George surat keterangan isolasi mandiri 14 hari itu justru tertulis atas nama istri Slamet dengan kop surat Klinik Modern Poncokusumo. 

Menanggapi hal tersebut, George mengaku tak mengetahuinya secara pasti. 

"Kami tidak tahu itu kewenangan dokter atau bukan. Saat kami konfirmasi klinik itu, ada informasi yang menyebut istrinya yang membuat surat pernyataan itu namun di atas kop surat Klinik Modern itu," tutur George.

George menuturkan, istri Slamet berprofesi sebagai guru.

Pria bekepala plontos ini memastikan surat yang berisi kondisi kesehatan Slamet itu, valid. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved