Pilkada Malang 2020
Deretan Akademisi Jadi Panelis Debat Publik Pilkada Malang 2020 yang Pertama
KPU Kabupaten Malang memilih 9 orang sebagai panelis dalam debat publik perdana Pilkada Malang 2020
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
SURYAMALANG.COM | MALANG - KPU Kabupaten Malang memilih 9 orang sebagai panelis dalam debat publik perdana Pilkada Malang 2020. Para panelis sebagian besar berasal dari Universitas ternama di Kota Malang.
Gelar para panelis juga bukan akademisi sembarangan. Mereka bergelar profesor hingga doktor.
Panelis pertama bernama dr Putu Moda Arsana SpPD KEMD. Arsana dikenal sebagai Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) periode 2020-2025 dan Ketua Program Studi Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.
Kedua, Dr Nur Subeki ST MT. Subeki menduduki jabatan strategis di universtas swasta di Kota Malang. Subeki merupaka Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Malang dan Sekretaris PT GER (Global Eco Rescue) Jawa Timur tahun 2008-2010.
Ketiga, Dr rer Pol Romy Hermawan SSos MAP. Romy merupakan Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Selain itu, Romy menjabat Direktur Hukum dan SDM, Badan Usaha Kesehatan Universitas Brawijaya.
Keempat, Muhammad Kholid Mawardi SSos MAB PhD. Kholid kini menjabat Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya dan Peneliti pada Research Group on SME Development Universitas Brawijaya.
Kelima, Dr Nurul Badriyah SE ME. Selain menjadi Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Brawijaya, Nurul meruapakan Pengurus ISEI Malang Raya.
Panelis keenam dalah Pradana Boy ZTF MA PhD. Pradana merupakan Dosen Universitas Muhammadiyah Malang dam Asisten Rektor Universitas Muhammadiyah Malang
Ketujuh, panelis bernama Hj Asmawatie Rosyidah SH MPd yang saat ini berkecimpung di Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Jawa Timur
Panelis Kedelapan yakni, Dr H Muhammad Adib MAg. Hingga kini, Adib masih aktif sebagai Rektor IAI Al-Qolam Malang.
Panelis terakhir adalah H Muhammad Hasbullah Huda MAg. Hasbullah merupakan Ketua Prodi Ahwalus Syakhsiyah IAI Al-Qolam Malang.
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM KPU Kabupaten Malang, Marhaendra Pramudya, menegaskan pemilihan panelis telah melalui proses seleksi, seperti sidang pleno yang dilakukan jajarannya.
"Kami telah melakukan seleksi, sehingga ada dasar semuanya (terkait pemilijan tersebut)," tuturnya.
Tak hanya itu, panelis juga telah bersepakat membubuhkan hitam di atas putih tentang pakta integritas.
"Panelis telah menandatangani pakta integritas dan lain-lainnya. Secara keseluruhan mereka ada dari unsur akademisi, profesional, praktisi juga ada," terang Dika.