Breaking News:

Kronologi Pembunuhan Mahasiswa Telkom Karawang, Para Pelaku Bahas Pembuangan Mayat Sambil Makan Sate

Mahasiswa Universitas Telkom, Fathan Ardian Nutmiftah (19) tewas dibunuh Jhovi Fernando (31) di rumah kontrakan Kampung Cilalung, Karawang.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Willy Abraham
Ilustrasi. 

Fathan sempat menendang Jo.

Namun, Jo membenturkan kepala Fathan ke tembok sekali sampai jatuh telentang.

Setelah pertengkaran itu, Jo sempat merokok di depan rumah kontrakannya.

Lalu dia kembali ke dalam, dan melihat ada busa keluar dari mulut korban.

Jo langsung mengganti seluruh pakaian Fathan.

Dia pun segera membawa barang-barang dan motor milik Fathan ke rumah kawannya.

Melalui ponsel Fathan, Jo sempat meminta tebusan Rp 400 juta kepada keluarga.

Jo mengirim nomor rekening atas nama Husain Abdurrahim.

Dua hari setelah Fathan tewas, Jo menjemput Husain di Terminal Klari dan menceritakan kejadian itu.

Jo pun minta bantuan Husain untuk membuang mayat Fathan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved