Nasional

Solid di Era SBY Tapi Keropos di Era AHY, Mengintip Perjalanan Partai Demokrat yang Digoyang Kudeta

Solid di Era SBY Tapi Keropos di Era AHY, Mengintip Perjalanan Partai Demokrat yang Digoyang Kudeta

Editor: eko darmoko
Instagram/agusyudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). 

Sebabnya, masa itu merupakan tahun politik dimana Pemilu 2014 akan diselenggarakan.

SBY khawatir elektabilitas Demokrat akan terjun bebas akibat persepsi publik yang negatif atas skandal korupsi yang melibatkan Anas sebagai ketua umum.

Di masa-masa sebelum KPK menetapkan Anas sebagai tersangka, SBY selaku Ketua Dewan Pembina pun kerap mengadakan pertemuan dengan anggota Dewan Pembina Demokrat beserta para pendiri partai.

Sedangkan Anas kerap melakukan konsolidasi dengan mengumpulkan para anggota DPP inga DPD.

Hingga akhirnya KPK menetapkan Anas sebagai tersangka dan SBY pun mengambil alih jabatan ketua umum pada 2013.

Sejumlah loyalis Anas seperti Gede Pasek Suardika dan Saan Mustopa dari berbagai jabatan partai pun dilakukan SBY.

Meskipun perolehan suara Demokrat pada Pemilu 2014 turun drastis dari 20,85 persen menjadi 10,19 persen, tak pernah ada isu KLB yang muncul untuk melengserkan SBY.

Direktur Eksekutif Voxpol Pangi Syarwi Chaniago menilai kesolidan Demokrat di era SBY meski harus menghadapi badai yang besar terjadi lantaran Presiden keenam RI itu merupakan tokoh sentral sekaligus pendiri partai.

Saat itu, kata Pangi, tak ada satu tokoh pun yang bisa menyaingi kekuatan SBY di internal Demokrat. Ditambah pula saat itu SBY juga menjabat Presiden RI.

Hal itu berbeda dengan AHY yang tergolong masih junior dibanding para politisi Demokrat lainnya yang telah malang melintang membesarkan partai.

“Sehingga kader tegak lurus dan tak berani melawan arus SBY. SBY adalah pendiri partai dan punya jam terbang yang cukup panjang."

"Tentu saja beliau senior dan mantan jenderal yang bagaimana pun punya pengaruh yang cukup kuat,” kata Pangi.

“Dan SBY tokoh sentral yang sangat dominan, sangat kuat, sehingga yang tak sejalan dengan SBY hanya ada satu jalan yakni mundur dari partai,” tutur Pangi.

Kendati demikian Pangi menilai upaya pelengseran kali ini menjadi pelajaran berharga bagi AHY.

Ia mengatakan jika AHY mampu melewati ujian ini maka ia akan semakin matang dalam memimpin Demokrat.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved