Breaking News:

Jendela Dunia

Apakah Virus Corona Bisa Dibasmi? Ada Peluang Pandemi Jadi Endemik, Covid-19 Akan Hidup Lebih Lama

Apakah Virus Corona Bisa Dibasmi? Ada Peluang Pandemi Jadi Endemik, Covid-19 Akan Hidup Lebih Lama

Editor: eko darmoko
SHUTTERSTOCK/LIGHTSPRING
Ilustrasi 

Virus tetap ada, tetapi begitu orang mengembangkan kekebalan terhadapnya, baik melalui infeksi alami atau vaksinasi, mereka tidak akan terinfeksi dengan gejala yang parah.

"Virus itu akan menjadi musuh yang pertama kali ditemui pada masa kanak-kanak, ketika biasanya menyebabkan infeksi ringan atau tidak sama sekali," kata Jennie Lavine, peneliti penyakit menular di Emory University di Atlanta, Georgia dilansir Nature.

Para ilmuwan menganggap hal ini mungkin terjadi karena empat virus corona endemik yang ada di dunia - OC43, 229E, NL63 dan HKU1 - memiliki perilaku seperti itu.

Setidaknya tiga dari virus ini mungkin telah beredar di populasi manusia selama ratusan tahun, dua di antaranya bertanggung jawab atas sekitar 15 persen infeksi saluran pernapasan.

Menggunakan data dari penelitian sebelumnya, Lavine dan rekannya mengembangkan model yang menunjukkan bagaimana kebanyakan anak pertama kali terjangkit virus ini sebelum usia 6 tahun dan mengembangkan kekebalan terhadapnya.

"Pertahanan itu menyusut cukup cepat sehingga tidak cukup untuk memblokir infeksi ulang sepenuhnya, tetapi tampaknya melindungi orang dewasa agar tidak sakit," kata Lavine.

Bahkan pada anak-anak, infeksi pertama relatif ringan. Sejauh ini, belum jelas apakah kekebalan terhadap SARS-CoV-2 akan berperilaku dengan cara yang sama.

Sebuah penelitian besar terhadap orang yang pernah terjangkit Covid-19 menunjukkan bahwa tingkat antibodi penetral - yang membantu memblokir infeksi ulang - mulai menurun setelah 6-8 bulan terinfeksi.

"Tetapi tubuh mereka juga membuat sel B memori, yang dapat memproduksi antibodi jika infeksi baru muncul. Juga sel T yang dapat menghilangkan sel yang terinfeksi virus," kata Daniela Weiskopf, ahli imunologi di La Jolla Institute for Immunology di California, yang ikut menulis riset.

Belum dapat dipastikan apakah memori kekebalan dapat memblokir infeksi ulang virus - meskipun kasus infeksi ulang telah dicatat - dan varian virus baru mungkin membuatnya lebih mungkin terjadi, namun masih dianggap langka.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved