Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wali Kota Malang Sutiaji Komitmen Perhatikan Nasib Guru Tidak Tetap

Pengurus PGRI Kota Malang periode 2020-2025 melakukan audiensi dinas ke Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (5/3/2021)

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Kegiatan audiensi pengurus PGRI 2020-2025 dengan Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (5/3/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pengurus PGRI Kota Malang periode 2020-2025 melakukan audiensi dinas ke Wali Kota Malang, Sutiaji, Jumat (5/3/2021).

Ketua PGRI Kota Malang Burhanudin mengatakan, selain bersilahturahmi, pihaknya juga ingin berterima kasih kepada Sutiaji karena memperhatikan para guru, khususnya yang non ASN, yakni Guru Tidak Tetap (GTT).

"Pak Wali Kota juga minta agar ada penguatan pendidikan karakter di sekolah," kata Kepala SMPN 5 Kota Malang ini pada wartawan usai acara.

Dalam audiensi di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Malang, hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwardjana.

“Kami komitmen kesejahteraan guru termasuk GTT dan PTT. Kami benar-benar komitmen untuk pendidikan," kata Sutiaji.

Menurutnya, masih ada kuota 300-400an untuk guru-guru yang belum diangkat jadi PPPK.

"Kami utamakan untuk guru-guru yang belum diangkat ke PPPK. Diutamakan yang golongan K2,” tuturnya.

Pada Februari 2021 lalu, Wali Kota telah melantik 83 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Di mana sebanyak 72 sebagai guru.

Atas perhatian wali kota pada GTT-PTT, Burhan menyampaikan terima kasih.

Pada 2019, ada Perwal No 1 Tahun 2019.  Sehingga GTT dan PTT yang semula menerima Rp 600.000- Rp 700.000/bulan, kini paling rendah menerima Rp 1,7 juta/bulan. 

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved