Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Malang akan Gunakan Cukai Rokok untuk Pembangunan RS Jantung Kepanjen

Biaya pembangunan RS Jantung Kepanjen Kabupaten Malang rencananya diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT).

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Ilustrasi - Pita cukai rokok tahun 2020 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Biaya pembangunan RS Jantung Kepanjen Kabupaten Malang rencananya diambil dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT).

"Sebagai penunjang pembangunan RS Jantung, sudah disiapkan lahan seluas 2 hektare di area sekitar RSUD Kanjuruhan. Besar harapan kami, agar penerimaan DBHCHT Kabupaten Malang 2021 juga dapat dialokasikan untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung di Kabupaten Malang," ujar Wakil Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto ketika dikonfirmasi pada Kamis (1/4/2021).

Kata Didik, penerimaan DBHCT di Kabupaten Malang begitu besar.

Uang sebesar Rp 80 Miliar merupakan raihan DBHCT wilayah seluas 33 kecamatan tersebut.

Mantan Kepala Desa Tunjungtirto ini menjelaskan, Kabupaten Malang menjadi salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur .

Lahan tanam tembakau di Kabupaten Malang mencapai 498 hektare, meliputi wilayah Sumberpucung, Wonosari, Tajinan, Kromengan, Tumpang, Poncokusumo dan Donomulyo.

Perkebunan tembakau di Kabupaten Malang dikelola oleh 55 kelompok tani.

Secara produktivitas, pada tahun 2020, hasil produksi tembakau di Kabupaten Malang sebesar 870,1 ton.

Jenisnya beragam, mulai dari tembakau lokal, tembakau jawa hingga tembakau virginia.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved