Berita Batu Hari Ini
Kejari Batu Turun Tangan Antisipasi Penyimpangan ADD
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, Supriyanto, langsung mendatangi dinas terkait untuk menanyakan problematika yang mengakibatkan telatnya ADD.
Penulis: Benni Indo | Editor: isy
Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)
SURYAMALANG.COM | BATU - Merespon telatnya anggaran dana desa (ADD) yang berdampak kepada seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) di seluruh Kota Batu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, Supriyanto datang langsung ke Balaikota Among Tani, Rabu (7/4/2021).
Supriyanto langsung mendatangi dinas terkait untuk menanyakan problematika yang mengakibatkan telatnya ADD.
“Tadi malam saya mendapat informasi ada kendala pencairan ADD seluruh desa mulai Januari sampai sekarang. Ini saya monitor di Grup WA, memang menjadi perbincangan cukup serius. Maka saya selaku Kajari di sini, punya tugas, di samping penegakan hukum, juga melakukan pencegahan supaya tidak terjadi penyimpangan,” kata Supriyanto.
Supriyanto menegaskan, Kejari Batu memiliki program Jaga Desa atau Jaksa Menjaga Desa Sejahtera.
Apa yang menjadi problematika di desa, menurut Supriyanto juga juga menjadi problem Kejari Batu.
“Karena menurut saya cukup signifikan, maka saya datang ke BKAD pagi ini. Kami juga mengundang kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Batu. Kami sudah bantu carikan jalan keluarnya,” katanya.
Diterangkannya, sudah ada 15 desa yang mengajukan ke BKAD melalui DP3AP2KB.
Dari beberapa yang mengajukan itu, sebagian besar tidak lengkap administrasinya sehingga dikembalikan.
“Ada enam desa yang sudah lengkap. Tadi saya tanya, katanya hari ini bisa cair untuk enam desa. Kami turun sebagai dorongan moral selaku Kejaksaan. Jaksa tidak sekadar menuntut perkara, tapi juga datang lebih awal supaya tidak ada permasalahan hukum. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata mendorong pembangunan desa dan kegiatan pemerintah,” ungkapnya.
Kejari Batu sering berkomunikasi dengan Pemerintah Desa di seluruh Kota Batu.
Supriyanto juga mengaku sering menanyakan kendala yang dihadapi oleh Pemdes.
“Apa kendalanya? Jawabnya, pencairan yang sering lambat. Hal ini kami jadikan bahan. Kami dorong semoga pekan ini bisa segera clear dan tuntas,” paparnya.
Setelah didatangi Kajari Batu, Supriyanto, Kepala DP3AP2KB MD Furqon memastikan ADD bisa dicairkan untuk ena desa yang telah melengkapi administrasi.
Pencairan itu juga dipastikan berlangsung pada hari ini, Rabu (7/4/2021).