Ramadan 2021
Ramadan 2021, Puasa Vs Kebangkitan Wirausaha
Di samping banyak keutamaannya, Ramadan juga banyak mendatangkan keberkahan bagi umat manusia, khususnya yang bergerak dalam dunia usaha.
Baju baru, sarung baru, celana baru, dan sejenisnya.
Pendek kata semua harus serba baru, agar dapat menunjang penampilan saat Ramadan.
Apalagi kemudian ditunjang dengan kebiasaan lebaran yang juga serba baru.
Kedua, datangnya Ramadan juga ditandai dengan peningkatan dan perubahan pola konsumsi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Hal yang terjadi kemudian, di mana-mana permintaan akan kebutuhan pokok meningkat.
Yang biasanya makan cukup dengan tahu tempe, kini harus meningkat ke lauk telor, ikan, dan daging.
Ketiga, saat Ramadan masyarakat juga merubah pola makannya.
Buah-buahan yang asalnya tidak mesti dikonsumsi, kini menjadi sajian wajib saat pertama kali dikumandangkan azan maghrib sebagai ta’jil.
Seakan terasa tidak lengkap, jika tidak ada cemilan yang disediakan sebagai sajian pembuka.
Bagi seorang yang berprinsip wirausaha, kondisi ini tentu merupakan peluang besar untuk dapat memenuhi kebutuhan, keinginan, dan harapan tersebut.
Permintaan yang meningkat adalah peluang untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar.
Apalagi jika suplai barang, sementara di sisi lain permintaan mengalami peningkatan, tentu harga akan juga ikut melambung.
Kini kita semua bisa melihat dalam setiap datangnya Ramadan, akan muncul pedagang pedagang baru, produsen baru, dan kreator baru dalam upaya memenuhi apa yang dibutuhkan, diinginkan, dan diimpikan konsumen.
Mulai dari bazar takjil, pembukaan lapak lauk pauk, serta menjamurnya pedagang kebutuhan sandang.
Bagi seorang wirausahawan, munculnya peluang adalah hal yang tabu untuk diabaikan.