Penusukan di Surabaya

Motif Perundungan di Balik Penusukan di Pusat Kebugaran di Surabaya, Pelaku Dendam Kerap Dibully

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo,Iptu Zainul Abidin menyebutkan, sebelum kejadian korban dan pelaku sempat cek cok di lantai dua lokasi pusat kebugaran

Editor: Dyan Rekohadi
kompas.com
ilustrasi 

Menurut keterangan Purnomo, sekuriti club house itu, penusukan terjadi di area parkiran pusat kebugaran itu.

Saat itu,korban hendak masuk ke mobilnya namun disusul oleh pelaku yang langsung memiting korban dari belakang dan menghujamkan pisau dapur ke tubuh korban.

"Dari arah belakang didatangi. Terus langsung dipiting sama pelaku. Kemudian ditusuk pakai pisau. Beberapa kali. Korban sempat teriak tolong-tolong sama berteriak kesakitan," kata Purnomo.

Akibat tusukan yang membabi buta itu, pisau yang dihujamkan pelaku ke korban sampai bengkok.

"Pengakuannya dendam karena dibully. Masih kami dalami lebih lanjut apakah ada motif lainnya," tandasnya

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria berkaus merah dengan celana pendek sport putih dan sneakers merah tampak tengkurap memegangi wajahnya.

Sementara di seluruh tubuhnya nampak bersimbah darah usai ditusuk oleh seseorang.

Korban penusukan di pusat kebugaran Arayaa Club House jalan Arief Rachman Hakim Surabaya ini meninggal dunia meski semat dilarikan ke rumah sakit.

Korban yang diketahui bernama Fardy Candra (46) warga Gembong Sawah Surabaya itu kehabisan darah saat sempat dilarikan ke Rumah Sakit Haji Surabaya.

"Benar korban meninggal dunia di rumah sakit," beber Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Surabaya, Iptu Zainul Abidin , Senin (26/4/2021).

Sementara itu, pelaku yang juga trainer gym di pusat kebugaran tersebut tak sempat kabur dari lokasi.

Polsek Sukolilo yang mendapat informasi penusukan itu, langsung mendatangi lokasi kejadian.

Pelaku bernama Eren (39) itu langsung diamankan polisi di lokasi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved